Jumat, 02 JANUARI 2026 • 19:30 WIB

Aktivitas Vulkanik Meningkat, Lewotobi Dalam Status Waspada Tinggi

Author

Aktivitas Vulkanik Meningkat, Lewotobi Dalam Status Waspada Tinggi

Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur baru-baru ini mencatat 17 gempa vulkanik dalam enam jam pada 2 Januari 2026. Hal ini memicu penetapan status gunung api tersebut pada level IV atau status waspada.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Kenaikan aktivitas ini diperhatikan oleh Pos Pengamatan Gunung Api, yang terus memantau dengan seksama perkembangan situasi di kawasan anyar ini.

Rekapitulasi Aktivitas Gempa

Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki melaporkan bahwa gempa vulkanik terjadi antara pukul 12.00 hingga 18.00 Wita. Dengan amplitudo yang bervariasi, gempa-gempa tersebut menunjukkan aktivitas yang semakin meningkat.

Kepala Pos PGA, Herman Yosef Mboro, menambahkan bahwa amplitudo gempa berkisar antara 2.9 hingga 22.2 mm. Durasi setiap gempa juga bervariasi, di mana waktu berkisar antara 8 hingga 14 detik, yang menandakan adanya peningkatan yang signifikan.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez

Kondisi Visual dan Cuaca Sekitar

Dari segi visual, puncak Gunung Lewotobi menunjukkan adanya asap kawah bertekanan lemah berwarna putih. Asap ini bervariasi intesitasnya, dari tipis hingga sedang, dan teramati mencapai ketinggian antara 50 hingga 100 meter di atas permukaan kawah.

Cuaca di sekitar gunung juga terlihat cerah dan berawan. Dengan suhu berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius, angin bertiup lemah ke arah utara dan timur laut, menambah keindahan dan ketenangan suasana meskipun ada peningkatan aktivitas tersebut.

Imbauan kepada Warga

Herman Yosef Mboro mengimbau warga yang tinggal di sekitar untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi. Hal ini diharapkan untuk mengurangi risiko yang mungkin timbul akibat aktivitas vulkanik.

Selain itu, kawasan sektoral di barat laut dan timur laut juga disarankan untuk dijauhi sejauh 7 kilometer. Peringatan ini menjadi sangat penting mengingat bahwa status gunung api yang terletak di Kabupaten Flores Timur, NTT telah ditetapkan pada level IV awas.

Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU