Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya jarang berbicara mengenai penanganan bencana, dengan alasan masyarakat lebih menghargai bukti nyata daripada kata-kata. Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Tamiang pada Kamis (1/1/2026).
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Ia juga mengingatkan pentingnya pemimpin untuk tetap tegar meskipun harus menghadapi kritik, sambil menekankan bahwa kebijakan berbasis bukti adalah fondasi dalam menjalankan pemerintahan.
Memahami Psikologi Masyarakat
Dalam pernyataan yang disampaikan pada rapat koordinasi penanganan bencana, Prabowo menjelaskan bahwa ia jarang melakukan wawancara dengan media. Dia menegaskan bahwa hal ini bukan karena kurang menghargai pers, tetapi karena dia memahami bahwa masyarakat lebih mempercayai bukti yang konkret.
Prabowo menekankan bahwa pendekatannya dalam komunikasi lebih mengutamakan hasil nyata. Ini mengindikasikan bahwa dia ingin masyarakat melihat langsung dampak dari kebijakan yang diambil, bukan sekadar mendengar pernyataan di media.
Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan
Mengatasi Ketidakpastian dalam Penanganan
Menanggapi kritik terhadap pejabat yang dianggap hanya datang ke lokasi bencana untuk berwisata, Prabowo menjelaskan pentingnya kunjungan para menteri untuk mengidentifikasi masalah dan kekurangan dalam penanganan bencana. Kunjungan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi bertujuan untuk mengambil keputusan yang strategis.
Ia mencatat bahwa keberadaan para menteri di lapangan sangat berperan dalam memperbaiki kebijakan penanganan bencana dan menemukan solusi yang tepat untuk setiap masalah yang ada.
Komitmen untuk Rakyat
Prabowo juga menegaskan kepada jajarannya untuk tidak mudah terpengaruh oleh kritik publik. Ia menekankan pentingnya fokus pada upaya mengurangi penderitaan yang dialami rakyat akibat bencana yang terjadi.
“Tugas kita, saya walaupun tidak sehari-hari sama saudara ya saya di pusat ya, Saya berpikir bagaimana saya atasi ini,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan tekad pemerintah untuk tetap serius dalam menangani isu-isu bencana, meskipun menghadapi tantangan dari opini publik.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: