Kamis, 01 JANUARI 2026 • 14:53 WIB

Prabowo Soroti Peran TNI dalam Tanggap Darurat Bencana

Author

Prabowo Soroti Peran TNI dalam Tanggap Darurat Bencana

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh Tamiang, mengoreksi istilah 'uang lelah' untuk prajurit TNI yang terlibat. Dalam pertemuan ini, pentingnya dedikasi prajurit TNI ditekankan dengan istilah baru 'uang semangat'.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Dalam laporan yang disampaikan oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, prajurit TNI akan mendapatkan uang makan dan uang saku sebesar Rp 165 ribu. Prabowo menegaskan pentingnya semangat juang, menyingkirkan pandangan tentang lelah dalam tugas mereka.

Penanganan Bencana di Aceh Tamiang

Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Presiden Prabowo di Aceh Tamiang bertujuan memastikan kelancaran penanganan bencana. Letjen TNI Suharyanto menjelaskan kebutuhan anggaran dan dukungan operasional bagi prajurit TNI di lapangan.

Suharyanto menyatakan bahwa BNPB siap mendukung semua kebutuhan satuan operasi saat tanggap darurat. Meskipun permintaan anggaran dari Mabes TNI belum sepenuhnya terpenuhi, BNPB telah mencairkan Rp 26 miliar dari total kebutuhan yang mencapai Rp 80 miliar.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Koreksi Istilah 'Uang Lelah'

Dalam pertemuan tersebut, Suharyanto menyebutkan bahwa prajurit akan mendapatkan uang makan dan 'uang lelah' sebesar Rp 165 ribu. Merespon hal ini, Prabowo dengan tegas mengoreksi istilah 'uang lelah' menjadi 'uang semangat'.

Pernyataan Prabowo, 'Kalau tentara jangan uang lelah ya, karena tentara nggak boleh lelah,' mencerminkan pandangannya bahwa TNI harus senantiasa siap dan berkomitmen dalam menjalankan tugas tanpa merasa lelah.

Dukungan BNPB dalam Perbaikan Infrastruktur

Suharyanto juga menjelaskan mengenai pembiayaan perbaikan infrastruktur, seperti jembatan, oleh BNPB. Ia menekankan bahwa BNPB bekerja terlebih dahulu dalam melakukan perbaikan dan melaporkan anggaran yang dikeluarkan.

Ia menjelaskan, 'Kemudian untuk kebutuhan jembatan dan sebagainya, jembatan gantung semuanya dibiayai oleh pemerintah lewat BNPB.' Ini menunjukkan komitmen BNPB dalam merespons bencana dengan menggunakan anggaran secara efisien.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU