Zohran Mamdani, wali kota terpilih New York, akan dilantik dengan menggunakan Al-Quran bersejarah, menandai lembaran baru bagi kota tersebut.
Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat
Dengan pelantikan ini, Mamdani mencatatkan diri sebagai Muslim pertama dan juga individu kelahiran Afrika yang menjabat sebagai wali kota di New York.
Pelantikan Bersejarah di Kota New York
Pelantikan Mamdani dijadwalkan terjadi segera setelah tengah malam di stasiun kereta bawah tanah yang telah ditutup dekat Balai Kota, menambah makna historis acara tersebut.
Acara ini menyoroti pentingnya keberagaman dan kemajuan dalam representasi politik di pemerintahan setempat.
Sebagai anggota Partai Demokrat, Mamdani dikenal karena perhatiannya terhadap isu keterjangkauan dan aksesibilitas perumahan, serta aktif dalam komunitas Muslim di New York.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Simbolisme Al-Quran dalam Upacara Pelantikan
Mamdani akan meletakkan tangan di atas tiga Al-Quran, dua di antaranya adalah milik kakek dan neneknya, serta satu lagi adalah manuskrip berharga dari akhir abad ke-18 atau awal abad ke-19.
"Al-Quran kecil ini menyatukan unsur-unsur iman dan identitas dalam sejarah Kota New York," ungkap Hiba Abid, kurator Studi Timur Tengah dan Islam di Perpustakaan Umum New York.
Sebagai seorang Muslim yang terbuka, Mamdani sering terlihat di masjid-masjid di seluruh kota, aktif membangun dukungan di antara pemilih Muslim dan Asia Selatan.
Reaksi dan Politisasi Terhadap Pelantikan
Penggunaan Al-Quran dalam prosesi pelantikan Mamdani menimbulkan reaksi yang beragam, termasuk dari Senator AS Tommy Tuberville yang mengungkapkan kekhawatirannya di media sosial.
Dewan Hubungan Amerika-Islam memberikan tanggapan, menyebut Tuberville sebagai ekstremis anti-Muslim karena pandangannya yang dianggap diskriminatif.
Hiba Abid berharap perhatian yang ditimbulkan oleh upacara ini dapat menambah pengetahuan tentang koleksi asli yang merekam sejarah Islam di New York.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: