Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 11:46 WIB

Indonesia Siap Mandiri Energi: Penghentian Impor Solar Dicanangkan untuk 2026

Author

Indonesia Siap Mandiri Energi: Penghentian Impor Solar Dicanangkan untuk 2026

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berambisi menghentikan ketergantungan Indonesia terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar pada April 2026. Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dengan investasi sekitar Rp 120 triliun menjadi pendorong utama rencana tersebut.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya terkait Pertamina, tetapi juga berpengaruh pada badan usaha swasta yang selama ini mengandalkan pasokan Solar dari luar negeri.

Proyek RDMP Balikpapan dan Rencana Penghentian Impor Solar

Proyek RDMP Balikpapan direncanakan akan diresmikan pada Januari 2026 dan diharapkan dapat menghentikan impor BBM Solar dalam waktu tiga bulan setelah operasional. Laode mengungkapkan, "RDMP-nya sudah beroperasi, tapi secara operasionalisasinya nanti RDMP atau Pertamina membutuhkan persiapan tiga bulan."

Pemerintah telah menginstruksikan badan usaha swasta agar segera berkoordinasi dengan Pertamina. Laode menjelaskan, "Kita sudah bikin surat ke swasta. Jadi mereka kita wajibkan untuk segera berkoordinasi dengan Pertamina untuk mendapatkan alokasi dalam negeri."

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Kapasitas Produksi dan Kebijakan Energi Nasional

Data yang ada menunjukkan bahwa kapasitas produksi dalam negeri kini sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Solar, sehingga menghentikan impor bukan lagi halangan. Laode menyatakan, "Ini kan karena kita sudah produksi dalam negeri. Kalau yang lain masih ada tuh impornya, bensin, masih."

Penghentian impor Solar sejalan dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan pencampuran biodiesel sebesar 50% (B50) pada Semester II 2026. Dengan skema ini, surplus produksi BBM Solar diharapkan dapat tercapai, sehingga industri energi dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Dampak Ekonomi dari Proyek RDMP Balikpapan

Proyek RDMP Balikpapan diperkirakan akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kemandirian energi nasional. Diprediksi, proyek ini dapat menghemat pengeluaran untuk impor BBM sebesar Rp 68 triliun per tahun dan berkontribusi sebesar Rp 514 triliun terhadap PDB nasional.

Investasi yang mencapai US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 120 triliun tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur. Proyek ini juga diharapkan mampu menciptakan banyak lapangan pekerjaan, dengan lebih dari 24.000 tenaga kerja diserap selama masa puncak konstruksi.

Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU