Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 11:17 WIB

Mogadishu Bergolak: Aksi Warga Somalia Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland

Author

Mogadishu Bergolak: Aksi Warga Somalia Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland

Ratusan warga Somalia menggelar aksi protes di Mogadishu pada Minggu (28/12), menentang keputusan Israel yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Pengunjuk rasa dari berbagai elemen masyarakat menyampaikan ketidakpuasan mereka, menekankan bahwa Somaliland merupakan bagian integral dari kedaulatan Somalia.

Protes yang Penuh Semangat

Para demonstran memulai aksi mereka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Somalia sebagai simbol persatuan. Teriakan yang bergema di lapangan seperti 'Somalia tidak dapat dipisahkan' dan 'Somaliland adalah Somalia' menandakan kuatnya nasionalisme yang ada di tengah masyarakat.

Mohamed Abor, salah satu pengunjuk rasa, menyatakan, 'Somalia tidak pernah melepaskan wilayahnya dan tidak akan melakukannya sekarang.' Pernyataan ini mencerminkan rasa komitmen dalam mempertahankan kedaulatan yang ada pada Somalia.

Aksi antusias tersebut tidak hanya menggambarkan rasa ketidakpuasan terhadap keputusan Israel tetapi juga menunjukkan dedikasi warga untuk mempertahankan integritas teritorial negara mereka.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Tanggapan terhadap Keputusan Israel

Abdi Ismail, seorang peserta aksi, menjelaskan bahwa keputusan Israel tak dapat diterima oleh rakyat Somalia, menilai bahwa ini adalah 'serangan nyata terhadap kedaulatan Somalia.' Ini menggambarkan kekhawatiran yang mendalam terhadap dinamika politik yang melibatkan pengakuan unilateral wilayah.

Ia menegaskan, 'Somaliland adalah bagian yang tak terpisahkan dari negara tersebut.' Hal ini menunjukkan bahwa semua aspek terkait politik dan territorial harus dihormati, terutama oleh negara-negara luar yang berinteraksi dengan Somaliland.

Ismail juga mengingatkan bahwa komunitas internasional seharusnya tidak tinggal diam dan harus mengambil sikap tegas dalam mendukung keutuhan wilayah Somalia.

Situasi Somaliland dan Pengakuan Internasional

Somaliland, yang mendeklarasikan kemerdekaannya dari Somalia pada tahun 1991, belum diakui secara resmi sebagai negara merdeka. Meskipun berfungsi sebagai entitas administratif dan politik yang mandiri, legitimasi internasionalnya tetap menjadi isu yang rumit.

Keputusan Israel untuk mengakui Somaliland sebagai negara merdeka menuai kecaman dari negara-negara pendukung Somalia, termasuk Turki dan beberapa negara di Afrika serta Timur Tengah. Ini menunjukkan betapa kompleksnya dinamika geopolitik terkait pengakuan negara dan masalah keamanan wilayah.

Israel kini menjadi negara anggota PBB pertama yang memberikan pengakuan, dan banyak yang melihat langkah ini sebagai preseden yang dapat memicu ketegangan regional lebih lanjut serta menambah tantangan dalam pencarian solusi bagi konflik yang berlangsung di Somalia.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU