Senin, 29 DESEMBER 2025 • 20:15 WIB

Pemerintah Berikan Kemudahan Pada Korban Bencana dalam Pengurusan Dokumen

Author

Pemerintah Berikan Kemudahan Pada Korban Bencana dalam Pengurusan Dokumen

Pemerintah melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan bahwa semua pengurusan dokumen kependudukan bagi korban bencana akan dilakukan tanpa biaya. Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Dalam konferensi pers di Jakarta, Prasetyo menegaskan pentingnya mencegah praktik eksplotasi dalam proses pemulihan. Ia mengatakan, 'Pengurusan dokumen-dokumen yang dimiliki oleh masyarakat memang diminta untuk tidak dipungut biaya.'

Langkah Strategis untuk Korban Bencana

Konferensi pers mengenai Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana menjadi ajang untuk menguraikan langkah-langkah yang diambil pemerintah. Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa instruksi Presiden bertujuan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat bencana.

Ia menambahkan, 'Tentunya mohon disampaikan juga terima kasih kepada seluruh jajaran Kemendagri.' Pernyataan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi masyarakat terdampak.

Baca juga: Polisi Tangkap Direktur Eksekutif Lokataru Foundation karena Diduga Provokasi Anarkis

Pentingnya Pengawasan Selama Proses

Prasetyo juga menegaskan perlunya adanya pengawasan oleh pihak Kemendagri selama proses pengurusan dokumen berlangsung. Ia mengingatkan, 'Kami memohon diberikan catatan Pak Mendagri untuk dilakukan monitoring dan supaya tidak ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi.'

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya dilayani dengan baik, tetapi juga terhindar dari potensi eksploitasi dari pihak-pihak tertentu.

Data Terkait Dokumen yang Hilang

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa sejak 15 November, pemerintah telah mendata dokumen hilang akibat bencana. 'Kami juga melaksanakan dukungan untuk dukcapil,' ujarnya menyampaikan langkah-langkah yang diambil untuk membantu pemulihan.

Meskipun banyak dukcapil beroperasi dengan baik, Tito mencatat bahwa daerah seperti Aceh Tamiang dan Aceh Timur masih mengalami kendala dalam pemulihan dokumen. Hal ini menunjukkan pentingnya perhatian khusus dalam distribusi bantuan.

Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU