Senin, 29 DESEMBER 2025 • 17:34 WIB

Pemerintah Siapkan 100 Jembatan Bailey untuk Pemulihan Bencana di Sumatera

Author

Pemerintah Siapkan 100 Jembatan Bailey untuk Pemulihan Bencana di Sumatera

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk membeli 100 jembatan Bailey dari luar negeri sebagai langkah cepat dalam penanganan bencana alam di Sumatera. Instruksi ini datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Jembatan-jembatan ini akan dipasang di daerah yang paling terkena dampak, terutama di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan target penyiapan hingga Februari 2026.

Rincian Pembelian Jembatan Bailey

Dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa pembelian jembatan ini merupakan langkah strategis untuk merespon dampak bencana. "Dan juga dari Presiden langsung melalui Kemenhan akan dicari 100 bailey dari luar, untuk mendukung di bencana ini," ujarnya.

Keputusan ini diambil untuk memperbaiki akses di daerah-daerah yang terkena bencana dengan harapan pemasangan jembatan dapat selesai tepat waktu. "Mudah-mudahan bisa Januari ini bisa dirapatkan, saya pikir paling lama Januari, Februari itu bisa terpasang semua," lanjutnya.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Ketersediaan Jembatan di Lokasi Bencana

TNI Angkatan Darat telah mendata kebutuhan sebanyak 44 jembatan untuk dipasang pascabencana, menunjukkan seberapa besar kebutuhan akan infrastruktur darurat. Dari jumlah tersebut, saat ini 12 jembatan Bailey sudah selesai dibangun, sementara enam jembatan masih dalam proses pemasangan.

Jenderal Maruli juga menjelaskan, "Ada juga yang armco terus bertambah. Hari ini sudah 47 titik, 6 selesai, 3 pemasangan, yang lain sedang proses pengiriman." Ini menegaskan komitmen pemerintah dalam perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam.

Harapan Pengembangan Fasilitas Pasca-Bencana

Jenderal Maruli mengungkapkan harapannya bahwa penanganan bencana ini juga akan membawa dampak pada perbaikan fasilitas infrastruktur di daerah yang terdampak. "Jadi nanti setelah bencana ini mungkin daerah yang jembatan-jembatannya nanti yang dulunya ada kayu, sekarang bisa jadi Armco," katanya.

Dengan pembangunan jembatan yang lebih kuat dan tahan lama, diharapkan aksesibilitas dan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut akan meningkat. TNI AD juga mencatat kebutuhan akan 11 jembatan gantung, di mana tiga di antaranya kini sudah dalam tahap pemasangan.

Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU