Senin, 29 DESEMBER 2025 • 11:14 WIB

Faktor Penurunan Wisatawan Domestik ke Bali Selama Liburan

Author

Faktor Penurunan Wisatawan Domestik ke Bali Selama Liburan

Selama liburan Natal dan Tahun Baru, Bali mengalami penurunan yang signifikan dalam jumlah wisatawan domestik. Gubernur Bali, Wayan Koster, mengidentifikasi tiga penyebab utama perubahan ini.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Penerbangan yang berkurang, cuaca buruk, dan pergeseran minat liburan ke daerah lain menjadi faktor yang memengaruhi kunjungan ini. Meskipun begitu, kunjungan wisatawan mancanegara menunjukkan tren positif.

Penurunan Penerbangan Domestik

Gubernur Koster menjelaskan bahwa berkurangnya jumlah penerbangan yang menuju Bali berdampak langsung terhadap jumlah turis domestik. "Penurunan jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Bali disebabkan jumlah penerbangannya turun. Pesawat dari Garuda Indonesia dan Citilink sedang menjalani perawatan," ungkapnya.

Data resmi menunjukkan bahwa penerbangan domestik ke Bali menurun dari 13 penerbangan pada 2024 menjadi hanya 11 pada 2025. Rute penerbangan juga berkurang dari 25 menjadi 23, sehingga banyak calon wisatawan yang tidak mendapatkan tiket dan membatalkan rencana liburan mereka.

Pengaruh Cuaca

Kondisi cuaca yang kurang mendukung juga diakui Koster sebagai salah satu penyebab sepinya kunjungan ke Bali. "Curah hujan tahun ini lebih tinggi daripada tahun lalu, sehingga mengakibatkan aktivitas wisatawan di luar hotel menurun," lanjutnya.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Hujan deras yang terjadi beberapa hari sebelum liburan membuat banyak wisatawan memilih untuk tetap berada di hotel daripada menjelajahi tempat wisata. Keadaan ini berkontribusi pada suasana sepi yang terasa di beberapa lokasi ikonik Bali.

Pergeseran Minat Liburan

Gubernur juga mencatat bahwa banyak wisatawan domestik beralih ke tempat liburan lain, khususnya di Pulau Jawa. "Memang banyak yang bergeser (liburan) ke daerah lain. Karena sekarang di Jawa ada tol cepat," ujarnya.

Dengan adanya infrastruktur jalan tol yang semakin membaik, wisatawan dapat berpindah lokasi dengan lebih mudah, sehingga Bali kehilangan daya tariknya untuk sementara. Akan tetapi, hal ini jelas berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan domestik selama liburan penting.

Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Meskipun mengalami penurunan ini, Gubernur Koster juga mencatat adanya peningkatan dalam kunjungan wisatawan mancanegara. "Karena daerah wisata mancanegara yang terkenal, maka yang terpenting adalah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali meningkat 700 ribu orang," ujarnya.

Total kedatangan wisatawan mancanegara mencapai 6,9 juta orang pada 26 Desember 2025, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi magnet wisata internasional meskipun terjadi penurunan kunjungan domestik.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU