Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 18:29 WIB

Banjir Besar Melanda Banjar Kalsel, 18 Ribu Warga Terkena Dampak

Author

Banjir Besar Melanda Banjar Kalsel, 18 Ribu Warga Terkena Dampak

Banjir yang melanda Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, telah mempengaruhi sekitar 18.348 jiwa, dengan 302 warga terpaksa mengungsi.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Bencana ini telah menyebabkan 6.593 kepala keluarga terdampak di 89 desa per Minggu, 28 Desember 2025.

Data Terdampak Banjir

Kondisi di Kabupaten Banjar cukup memprihatinkan akibat banjir. Berdasarkan informasi dari Plt Kepala Pelaksana BPBD, Yayan Daryanto, lebih dari 18 ribu jiwa terdampak yang tersebar di 89 desa dan 14 kecamatan.

Jumlah rumah yang terdampak mencapai 5.206 unit, dan sekitar 1.714 unit di antaranya masih digenangi air. Hal ini mencerminkan dampak serius yang dialami masyarakat setempat.

Kelompok-kelompok rentan juga terpapar, di mana 505 jiwa adalah lansia, 310 balita, dan 166 bayi. Jumlah ini menunjukkan bahwa bencana ini tidak hanya berdampak pada orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan kelompok rentan lainnya.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Kondisi Pengungsi dan Upaya Penanggulangan

Sebanyak 302 jiwa dari 113 kepala keluarga kini mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Di antara pengungsi tersebut, terdapat 45 balita, 35 lansia, dan 119 dewasa yang memerlukan perhatian khusus.

Yayan Daryanto menjelaskan bahwa pihak berwenang terus melakukan pengecekan dan pendataan warga yang terdampak untuk memastikan bantuan dapat segera disalurkan.

Tim gabungan dari Pusdalops, Satgas, TRC, TNI, Polri, serta instansi pemerintah melakukan monitoring rutin terhadap kondisi warga. Ini dilakukan untuk menjamin setiap individu yang memerlukan bantuan dapat mengaksesnya dengan baik.

Daftar Kecamatan Terkena Dampak

Banjir telah menggenangi banyak kecamatan di Kabupaten Banjar. Kecamatan Kertak Hanyar, misalnya, memberikan dampak kepada Desa Simpang Empat dan Kertak Hanyar II.

Sungai Tabuk juga mengalami genangan di Desa Lok Buntar, Pembantanan, dan lainnya. Keadaan serupa terjadi di Kecamatan Martapura dengan beberapa desa seperti Bincau dan Tunggul Irang.

Dalam situasi ini, diharapkan dengan perhatian berkelanjutan dari tim bantuan, dampak dari bencana ini dapat diminimalisasi.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU