Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menegaskan bahwa kawasan wisata di lereng Gunung Merapi aman untuk dikunjungi selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Meski aktivitas erupsi masih berlangsung, BPPTKG memberikan penjelasan mengenai kondisi terkini untuk kenyamanan para wisatawan.
Aktivitas Erupsi dan Keamanan Wisata
Gunung Merapi masih menunjukkan aktivitas erupsi yang berkelanjutan, sejak tahun 2021. Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menjelaskan bahwa deposit material vulkanik yang tinggi, terutama di sektor barat daya, menjadi perhatian bagi wisatawan.
Dia menambahkan bahwa potensi bahaya dari aliran lahar sangat kecil. 'Dari perhitungan kami dari pemodelan aliran lahar, dari situasi geomorfologi di sana yang akurat, maka kami bisa menyampaikan bahwa potensi aliran lahar itu akan membahayakan pemukiman sangat kecil,' ujarnya.
BPPTKG mencatat aktivitas erupsi berlanjut, namun memastikan kondisi wisata di lereng Gunung Merapi aman untuk dikunjungi.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa
Monitoring dan Rekomendasi Keselamatan
BPPTKG secara rutin memantau kondisi geomorfologi sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kapasitas sungai masih cukup untuk menampung material erupsi.
Agus Budi Santoso menegaskan, 'Kondisi Merapi saat ini masih aman dan layak dikunjungi oleh wisatawan yang ingin berkunjung untuk menikmati libur Nataru, selama tetap mematuhi rekomendasi yang berlaku.'
Dia juga menyoroti pentingnya informasi akurat dan tidak terjebak dalam berita-berita yang tidak berdasar di media sosial.
Aktivitas Erupsi Terbaru
Pada tanggal 27 Desember 2025, BPPTKG mencatat aktivitas erupsi dengan awan panas yang mengarah ke Kali Krasak. Jarak luncur maksimum tercatat mencapai 2.000 meter, menunjukkan bahwa meskipun ada erupsi, pengawasan tetap dilakukan dengan ketat.
Selain itu, terdapat 10 kali guguran lava menuju beberapa kali, dengan jarak luncur maksimum yang sama. BPPTKG menjamin bahwa pengawasan di area ini akan terus berlanjut.
Meskipun aktivitas erupsi ada, BPPTKG menegaskan kembali bahwa kawasan wisata di lereng Gunung Merapi aman untuk dinikmati oleh wisatawan yang mematuhi pedoman yang ada.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: