Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 10:53 WIB

Tragedi Kapal di Labuan Bajo: Pelatih Valencia dan Anak-anaknya Lenyap

Author

Tragedi Kapal di Labuan Bajo: Pelatih Valencia dan Anak-anaknya Lenyap

Fernando Martin Carreras, pelatih Tim B Putri klub Valencia, bersama ketiga anaknya dilaporkan meninggal dunia setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Labuan Bajo pada Jumat malam, 26 Desember 2025.

Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan

Kecelakaan tragis ini terjadi di Selat Padar, melibatkan semua korban yang merupakan anggota keluarga asal Spanyol.

Kronologi Kejadian

Kapal KM Putri Sakinah membawa sebelas orang penumpang saat mengalami kecelakaan saat berlayar dari Pulau Komodo menuju Pulau Padar. Sekitar pukul 20.00 Wita, kapal berangkat, namun pada pukul 20.30 Wita mengalami kerusakan mesin yang menyebabkan tenggelam di tengah gelombang tinggi.

Stephanus Risdiyanto, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, menyatakan bahwa "musim gelombang laut dalam keadaan tinggi, lebih dari dua meter, berkontribusi pada terbaliknya kapal tersebut."

Setelah laporan diterima, tim pencarian segera dikerahkan, yang melibatkan Basarnas dan TNI AL untuk menemukan penumpang yang hilang.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Evakuasi dan Identifikasi Korban

Dari sebelas penumpang, tujuh orang berhasil diselamatkan, termasuk dua wisatawan Spanyol, empat awak kapal, dan satu pemandu wisata, yang semuanya dalam keadaan selamat. Korban selamat kemudian dievakuasi ke Labuan Bajo untuk mendapatkan perawatan.

Ironisnya, Fernando Martin Carreras dan ketiga anaknya dinyatakan hilang, dan setelah pencarian, mereka ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Tragedi ini mengguncang komunitas olahraga di Spanyol.

Kepergian Martin Carreras, sebagai figur publik di dunia sepak bola, membawa beban kehilangan yang mendalam bagi semua yang mengenalnya.

Reaksi dari Dunia Sepak Bola

Tragedi ini menuai perhatian lintas dunia, termasuk reaksi dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), LaLiga, serta klub-klub lainnya yang merasa kehilangan. Klub Valencia bahkan menggelar aksi hening cipta selama satu menit untuk menghormati korban.

Pernyataan resmi dari Valencia menyatakan, "Di masa sulit ini bagi semua pihak, klub ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di Valencia CF."

Selain itu, klub-klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona juga menyampaikan dukacita serta menawarkan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan, menunjukkan betapa tragedi ini menyatukan dunia sepak bola dalam kesedihan.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU