Patung macan putih yang berlokasi di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, mendadak menarik perhatian banyak orang di media sosial.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Bentuknya yang dianggap asing, bahkan mirip zebra dan kuda nil, membuat pengunjung dari berbagai daerah, termasuk Surabaya, berbondong-bondong datang.
Popularitas Patung di Media Sosial
Patung ini menjadi sorotan utama di media sosial, menarik banyak pengunjung yang ingin berfoto di depannya.
Keunikan bentuk patung yang dianggap tidak sesuai harapan membuat perbincangan di kalangan netizen semakin ramai.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens, Akhiri Pencarian Emiliano Martinez
Perjalanan Menuju Desa Balongjeruk
Salah satu pengunjung, Feracrus, mengungkapkan bahwa ia rela menempuh perjalanan tiga setengah jam menggunakan motor hanya untuk melihat patung tersebut.
"Sengaja datang kepengen lihat patung macan putih viral," ungkapnya, mencerminkan antusiasmenya untuk mengeksplor destinasi baru.
Tanggapan Kepala Desa Balongjeruk
Kepala Desa Balong Jeruk, Safi'i, menyatakan bahwa patung ini dibangun sebagai simbol desa yang terinspirasi oleh legenda lokal.
Macan putih dipercaya sebagai penjaga desa, menjadikan patung ini bukan hanya sekadar hiasan tetapi juga bagian dari budaya setempat.
Meskipun mendapat kritik di media sosial, Safi'i melihat kesadaran masyarakat sebagai hal positif untuk pengembangan desa ke depan.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: