Imanol Machuca, pemain naturalisasi Timnas Malaysia, kini menjadi sorotan karena diduga melanggar sanksi FIFA dengan berlatih di Argentina.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Keterlibatannya dalam pemalsuan dokumen bisa berujung pada sanksi tambahan, mengingat ia sedang menjalani larangan beraktivitas sepak bola selama 12 bulan.
Pelanggaran Terhadap Sanksi FIFA
Media Argentina melaporkan bahwa Imanol Machuca turut serta dalam sesi latihan dengan San Lorenzo. Padahal, ia tengah menjalani hukuman larangan aktivitas sepak bola yang berlaku selama 12 bulan.
Sanksi yang dijatuhkan kepada Machuca tidak hanya mencakup kompetisi resmi, tetapi juga semua aktivitas terkait olahraga, termasuk latihan. Pelanggaran ini dapat membawa konsekuensi sanksi tambahan jika FIFA menilai ini sebagai ketidakpatuhan.
FIFA memiliki hak untuk menjatuhkan sanksi tambahan seperti larangan lebih lanjut atau denda yang berat kepada Machuca.
Keputusan ini berpotensi mempengaruhi klub yang memberikannya kesempatan berlatih, mengingat mereka juga dapat terjerat dalam masalah ini.
Analisis Ahli Mengenai Kasus Ini
Nik Erman Nik Roseli, pengacara olahraga dari Malaysia, memberikan pandangannya mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh Machuca. Ia menyatakan, "Hukuman yang dijatuhkan FIFA kepada Machuca adalah larangan berpartisipasi dalam segala aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola selama 12 bulan."
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Ia menekankan bahwa berlatih termasuk dalam kategori aktivitas yang melibatkan sepak bola dan oleh karena itu adalah pelanggaran terhadap aturan FIFA.
Erman mengacu pada Pasal 21 Kode Disiplin FIFA yang menyebutkan bahwa jika hukum tidak dihormati, sanksi tambahan bisa dikenakan pada pihak yang bersangkutan.
Meskipun tidak ada definisi spesifik mengenai aktivitas sepak bola dalam kode tersebut, dianggap mencakup semua kegiatan yang berhubungan dengan olahraga tersebut.
Dampak Sanksi bagi Timnas Malaysia
Pelaksanaan hukuman ini juga berdampak pada enam pemain lainnya yang terlibat, karena mereka semua terikat pada larangan yang sama selama 12 bulan.
Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pun terkena imbas, dengan denda mencapai 350.000 CHF dan diwajibkan untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Kasus ini turut mempengaruhi peringkat FIFA Malaysia, yang turun lima peringkat akibat pelanggaran yang dilakukan, termasuk tiga laga uji coba yang terpaksa dianggap melanggar aturan.
Anulir dari hasil tiga pertandingan persahabatan sangat berpengaruh terhadap reputasi tim, menimbulkan dampak negatif bagi skuad Harimau Malaya.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: