Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 14:05 WIB

Pagi Hari: Kebiasaan Kecil yang Dapat Merugikan Kesehatan Ginjal

Author

Pagi Hari: Kebiasaan Kecil yang Dapat Merugikan Kesehatan Ginjal

Kesehatan ginjal banyak dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari, terutama di pagi hari. Kebiasaan sepele yang tampak sepele ini bisa berdampak serius jika diabaikan.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Penelitian menunjukkan bahwa tindakan sederhana seperti tidak minum air dan menahan buang air kecil dapat meningkatkan risiko masalah ginjal. Memahami kebiasaan ini sangat penting untuk menjaga kesehatan organ vital kita.

Tidak Minum Air Putih

Setelah tidur, tubuh sering kali mengalami dehidrasi. Meminum segelas air putih di pagi hari sangat penting untuk membuang racun dan mendukung proses penyaringan ginjal.

Sebuah laporan dalam jurnal Obesity Facts menekankan bahwa air membantu mencegah pembentukan batu ginjal dengan mengencerkan mineral yang dapat mengkristal. Hidrasi yang cukup juga berkontribusi pada penurunan hormon vasopresin yang berkaitan dengan stres ginjal.

Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Menahan Buang Air Kecil Terlalu Lama

Menunda pengosongan kandung kemih dapat meningkatkan tekanan di kandung kemih dan ginjal. Penelitian dalam Korean Journal of Family Medicine menunjukkan bahwa menahan urine lebih dari tiga jam dapat berhubungan dengan tekanan darah lebih tinggi pada perempuan paruh baya.

Kebiasaan ini tidak hanya berdampak pada tekanan darah, tetapi juga bisa melemahkan otot kandung kemih, meningkatkan kemungkinan pertumbuhan bakteri, serta berisiko mengalami infeksi saluran kemih yang dapat menyebar ke ginjal.

Minum Obat Pereda Nyeri saat Perut Kosong dan Melepaskan Sarapan

Mengonsumsi obat pereda nyeri seperti NSAID dalam keadaan perut kosong dapat memberikan tekanan ekstra pada ginjal. Para ahli nefrologi menyatakan bahwa penggunaan NSAID jangka panjang tanpa kontrol dapat menyebabkan cedera ginjal.

Selain itu, melewatkan sarapan juga berpotensi merugikan kesehatan ginjal. Tanpa asupan makanan yang memadai, gula darah cenderung turun, yang bisa mendorong konsumsi camilan tidak sehat. Laporan dalam International Journal of Nephrology menyebutkan bahwa asupan natrium yang berlebihan berkaitan dengan progresi penyakit ginjal.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU