Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 03:55 WIB

Makanan yang Perlu Diwaspadai untuk Penderita Migrain

Author

Makanan yang Perlu Diwaspadai untuk Penderita Migrain

Migrain menjadi keluhan bagi banyak orang di Indonesia, dan ternyata beberapa makanan bisa menjadi penyebabnya.

Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China

Mengetahui jenis makanan yang dapat memicu migrain dapat membantu orang menghindari sakit kepala yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pengenalan Migrain dan Pemicunya

Migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala yang seringkali disertai dengan gejala lain seperti mual dan sensitivitas terhadap cahaya. Pemicu migrain tidak hanya berasal dari faktor eksternal seperti stres atau kurang tidur, tetapi juga dapat dipicu oleh jenis makanan yang dikonsumsi.

Banyak orang melaporkan adanya kaitan antara konsumsi makanan tertentu dengan serangan migrain. Oleh karena itu, penting untuk memahami makanan yang dapat menyebabkan reaksi ini.

Makanan yang Harus Diperhatikan

Keju tua seperti cheddar dan blue cheese seringkali diidentifikasi sebagai pemicu migrain yang umum. Kandungan tiramin dalam keju ini diketahui dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya migrain.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Makanan yang mengandung kafein juga perlu dicermati. Kendati kafein dalam jumlah kecil dapat meredakan sakit kepala, terlalu banyak mengonsumsinya justru dapat memicu serangan migrain.

Selanjutnya, makanan olahan yang mengandung pengawet, semisal daging asap dan sosis, pun bisa menjadi pemicu. Senyawa nitrat dalam makanan-makanan ini telah dikaitkan dengan peningkatan risiko migrain.

Makanan Lain yang Berpotensi Memicu Migrain

Makanan yang terlalu manis atau mengandung gula berlebih, seperti cokelat, juga dilaporkan dapat memicu migrain pada beberapa individu. Meskipun cokelat merupakan camilan yang disukai banyak orang, beberapa orang mungkin harus menghindarinya.

Alkohol, khususnya jenis merah, sering dianggap sebagai pemicu migrain. Hal ini mungkin disebabkan oleh efek dehidrasi atau reaksi tubuh terhadap zat dalam minuman tersebut.

Buah-buahan seperti stroberi juga tidak dapat diabaikan. Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi berry dapat meningkatkan risiko migrain, meskipun ada perbedaan pendapat di kalangan peneliti mengenai hal ini.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU