Makan lebih dari sekadar memuaskan rasa lapar; ia juga bisa merubah suasana hati seseorang. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa makanan tertentu memiliki peran penting dalam mempengaruhi perasaan kita.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Saat mengalami kondisi emosional seperti marah atau sedih, pilihan makanan bisa memberi dampak signifikan. Mari kita telusuri lebih dalam tentang bagaimana makanan bisa berperan dalam perubahan mood.
Dampak Biokimia dari Makanan
Setiap makanan yang dikonsumsi memiliki zat gizi bervariasi yang bisa memengaruhi fungsi otak. Contohnya, ikan salmon yang kaya omega-3 dapat meningkatkan produksi serotonin, yang dikenal sebagai hormon yang mendukung perasaan bahagia.
Sebaliknya, konsumsi gula berlebih dapat menciptakan lonjakan energi yang diikuti penurunan drastis, menghasilkan perasaan lelah atau bahkan sedih. Hal ini menunjukkan pentingnya pemilihan makanan yang tepat untuk mendukung mood yang stabil.
Kekurangan nutrisi seperti vitamin D dan B12 juga terbukti berhubungan dengan kondisi depresi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa asupan makanan bergizi seimbang adalah kunci untuk menjaga kesehatan mental.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Keterkaitan Antara Makanan dan Emosi
Makanan sering kali berkait erat dengan emosi dan kenangan. Bagi banyak orang, makanan seperti sup hangat membawa rasa nyaman, terhubung dengan pengalaman positif dari masa lalu.
Aktivitas memasak bisa menjadi terapi tersendiri; saat menyiapkan makanan untuk orang terkasih, kita menciptakan kebersamaan yang mampu mendorong perasaan positif. Momen ini berkontribusi pada peningkatan mood secara keseluruhan.
Aroma makanan juga berperan penting, karena indera penciuman terhubung dengan bagian otak yang mengatur emosi. Bau yang menyenangkan dapat memberikan efek instan dalam meningkatkan suasana hati.
Makanan yang Dapat Meningkatkan Mood
Berbagai jenis makanan diketahui dapat membantu meningkatkan suasana hati. Cokelat, misalnya, terkenal dapat merangsang produksi endorfin, yang sering disebut sebagai hormon bahagia, membantu kita merasa lebih baik.
Buah-buahan seperti pisang kaya akan triptofan, yang berfungsi untuk mengatur mood secara alami. Menjadikannya sebagai camilan sehat adalah langkah cerdas untuk meningkatkan perasaan positif.
Selain itu, produk probiotik seperti yogurt dan kimchi mendukung kesehatan usus. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa usus yang sehat memproduksi neurotransmitter yang mempengaruhi regulasi emosi, sehingga berdampak positif pada mood.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: