Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya penanganan cepat terhadap dampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tamiang. Ia mengungkapkan bahwa kondisi di Aceh Tamiang butuh perhatian khusus dibandingkan daerah lain yang juga terkena dampak.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Bencana ekologis yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan deforestasi besar-besaran telah melanda beberapa provinsi, termasuk Aceh. Tito menekankan bahwa kerusakan di Aceh Tamiang sangat terasa bahkan saat dilihat dari udara.
Mobilisasi Nasional untuk Penanggulangan Bencana
Tito menjelaskan bahwa sejak awal terjadinya bencana, instruksi untuk mobilisasi nasional diberikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Tindakan ini mencakup pembagian tugas antara kementerian dan lembaga untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pemerintah pusat bertindak cepat dengan melibatkan TNI, Polri, dan badan terkait lainnya dalam penanganan bencana. Kerja sama ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan di daerah yang terdampak.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Ketersediaan Logistik Pangan
Mendagri juga menyoroti ketersediaan cadangan beras nasional untuk daerah yang tertimpa bencana. Ia memastikan bahwa daerah tersebut dapat mengakses cadangan beras Bulog secara resmi tanpa batasan selama permintaan diajukan oleh kepala daerah.
Tito menegaskan, "Sepanjang untuk kepentingan bencana itu dapat dikeluarkan tanpa biaya. Ini bukan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan yang dijual murah. Bukan, ini tanpa biaya, gratis berapa pun juga diminta asal bisa dipertanggungjawabkan."
Prioritas untuk Pembersihan dan Pendataan
Pembersihan lumpur dari fasilitas umum dan perumahan menjadi prioritas utama bagi Tito. Ia menegaskan bahwa kehadiran negara harus tampak nyata dalam membantu masyarakat melalui kolaborasi dengan semua pihak terkait.
"Pembersihan ini nomor satu menurut saya, pembersihan ini dari lumpur-lumpur ini," ujarnya. Tito juga meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan kerusakan rumah secara rinci agar penyaluran bantuan bisa lebih efisien.
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: