Senin, 22 DESEMBER 2025 • 19:18 WIB

Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Resmi Berpisah Setelah Perjalanan Panjang

Author

Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Resmi Berpisah Setelah Perjalanan Panjang

Atalia Praratya, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golongan Karya, dan Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat, kini telah resmi berpisah setelah kesepakatan bersama untuk mengakhiri pernikahan mereka.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Keputusan ini diambil setelah Atalia mengajukan gugatan cerai yang diumumkan oleh tim pengacara kedua belah pihak.

Proses Perceraian

Perceraian Atalia Praratya dan Ridwan Kamil menarik perhatian publik setelah Atalia melayangkan gugatan cerai di Pengadilan Agama Bandung. Setelah serangkaian mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri hubungan yang telah terjalin.

Tim pengacara mereka mengonfirmasi bahwa kesepakatan ini dicapai dengan penuh konsensus. Proses hukum ini menjadi langkah akhir dari perjalanan pernikahan yang telah dijalani.

Proses perceraian ini mencerminkan bagaimana dinamika hubungan sosial dan politik dapat mempengaruhi keputusan pribadi.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor Setelah Pencabutan Instruksi WFH

Reaksi Publik dan Media

Kendati sedang menghadapi perceraian, Atalia tetap aktif dalam kegiatan publik. Pada 21 Desember 2025, ia menghadiri peresmian rute penerbangan Bandung-Semarang di Bandara Husein Sastranegara.

Saat media berusaha meminta keterangan lebih lanjut tentang proses cerainya, Atalia memilih untuk tidak memberi komentar. Ia hanya menyampaikan, "Akang, nuhun yah. Minta doanya, ya, kang," sebelum meninggalkan lokasi.

Tindakan ini justru menambah rasa penasaran publik terkait kehidupan pribadi keduanya. Banyak pihak memberikan berbagai pendapat dan spekulasi mengenai situasi ini.

Dampak dan Pandangan

Perceraian ini tidak hanya mengubah kehidupan mereka, tetapi juga menarik respons luas di media sosial dan platform berita. Diskusi mengenai hal ini menggema di kalangan masyarakat, menciptakan berbagai opini dan pandangan.

Kedua mantan pasangan ini diperkirakan akan menghadapi tantangan baru pasca perceraian. Namun, mereka berkomitmen untuk menjalani kehidupan masing-masing secara terpisah.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesepakatan, proses adaptasi terhadap perubahan ini memerlukan waktu dan dukungan dari masyarakat.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU