Senin, 22 DESEMBER 2025 • 16:37 WIB

Kontroversi Golf di Tengah Bencana: Tanggapan Badan Gizi Nasional

Author

Kontroversi Golf di Tengah Bencana: Tanggapan Badan Gizi Nasional

Perilaku Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional, yang tertangkap bermain golf saat bencana melanda Sumatra memicu kemarahan publik. Kegiatan ini terjadi bersamaan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi bencana pada tanggal 14 Desember 2025.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Menanggapi kritik yang muncul, Letjend (Purn) Lodewyk Pusung, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, meminta maaf kepada masyarakat Indonesia. Ia berkomitmen untuk memperbaiki pelaksanaan program gizi nasional agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Reaksi Publik Terhadap Aktivitas Dadan Hindayana

Publik merasa terkejut ketika berita mengenai Dadan Hindayana bermain golf di tengah situasi darurat berkembang. Aktivitas tersebut terjadi pada saat Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan kunjungan ke lokasi bencana yang sangat membutuhkan perhatian.

Reaksi negatif dari masyarakat tidak terhindarkan, terutama karena tindakan Dadan dianggap tidak sensitif terhadap kondisi darurat yang terjadi. Banyak yang menyoroti bahwa sebagai pemimpin lembaga publik, seharusnya ada rasa empati yang lebih terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Tindakan Massa

Permintaan Maaf dari Lodewyk Pusung

Menanggapi isu ini, Letjend (Purn) Lodewyk Pusung mengeluarkan pernyataan permohonan maaf kepada masyarakat. Dalam keterangannya, ia mengatakan, "Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada rakyat Indonesia, jika ada hal yang dinilai kurang patut."

Pernyataan ini menunjukkan kesadaran lembaga mengenai pentingnya pembenahan citra di depan publik. Lodewyk juga menekankan bahwa Badan Gizi Nasional berorientasi pada pelayanan masyarakat dan berkomitmen untuk meningkatkan kredibilitasnya.

Dukungan Masyarakat untuk Program Gizi Nasional

Lodewyk mengingatkan bahwa peningkatan pelaksanaan Program MBG (Makanan Berbasis Gizi) sangat bergantung pada dukungan rakyat. Ia memaparkan, "Kami sangat membutuhkan dukungan dan pengawasan dari rakyat, agar program MBG ini berjalan sesuai harapan Presiden Prabowo dan melaporkan ke Presiden Prabowo sesuai kondisi riil di masyarakat."

Permohonan ini mencerminkan komitmen Badan Gizi Nasional untuk tidak hanya berupaya lebih baik, tetapi juga menjalin komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat. Lodewyk berterima kasih kepada masyarakat yang terus memberikan perhatian terhadap program gizi yang ada.

Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU