Senin, 22 DESEMBER 2025 • 15:35 WIB

Mengoptimalkan Perjalanan Jarak Jauh: Kapan Harus Berhenti?

Author

Mengoptimalkan Perjalanan Jarak Jauh: Kapan Harus Berhenti?

Berkendara jarak jauh bisa menjadi tantangan tersendiri untuk pengemudi. Waktu istirahat yang tepat sangat penting untuk memastikan perjalanan tetap aman dan nyaman.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas

Namun, kapan sebenarnya waktu ideal untuk beristirahat saat berkendara? Artikel ini akan membahas pentingnya beristirahat dan bagaimana cara memaksimalkan perjalanan agar lebih renyah dan aman.

Mengapa Istirahat Itu Penting?

Istirahat saat berkendara sangat krusial untuk menjaga konsentrasi dan kewaspadaan pengemudi. Perjalanan yang panjang dapat mengurangi perhatian, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Menurut studi yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, sekitar 20% kecelakaan terjadi karena pengemudi mengantuk. Istirahat sejenak membantu mengembalikan fokus dan energi, yang sangat diperlukan saat berkendara.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Waktu Ideal untuk Beristirahat

Direkomendasikan untuk mengambil istirahat setiap 2 jam atau setelah menempuh jarak sekitar 150 kilometer. Hal ini bukan hanya memberi kesempatan untuk meregangkan otot tetapi juga menyegarkan pikiran.

Namun, penting untuk diingat bahwa kondisi tubuh setiap orang bisa berbeda. Jika merasa lelah atau mengantuk sebelum waktu tersebut, segera cari tempat aman untuk berhenti dan beristirahat.

Tips Beristirahat Saat Berkendara

Selalu cari tempat yang aman dan nyaman untuk berhenti, seperti rest area yang umumnya dilengkapi dengan fasilitas memadai. Tempat-tempat ini dapat menjadi solusi ideal untuk menyegarkan diri selama perjalanan.

Selain itu, jangan ragu untuk melakukan aktivitas ringan seperti berjalan-jalan sebentar. Aktivitas ini membantu meningkatkan sirkulasi darah dan dapat membangkitkan semangat untuk melanjutkan perjalanan.

Baca juga: Kampus Unisba dan Unpas Bantah Keberadaan TNI-Polri Selama Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU