Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 20:31 WIB

Langit Merah di Pandeglang: Fenomena Alam yang Menarik Perhatian

Author

Langit Merah di Pandeglang: Fenomena Alam yang Menarik Perhatian

Pandeglang baru-baru ini menjadi sorotan dengan fenomena langit berwarna merah yang viral di media sosial. Kejadian ini terjadi pada Kamis, 18 Desember 2025, dan menarik perhatian warga untuk mengabadikannya.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Menurut Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Banten, fenomena ini merupakan efek alami yang tidak perlu menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Fenomena Hamburan Rayleigh

Fenomena langit merah yang terlihat di Pandeglang disebabkan oleh proses bernama hamburan Rayleigh. Proses ini terjadi saat cahaya matahari melewati atmosfer, khususnya pada posisi rendah.

Menurut sebuah jurnal berjudul 'Rayleigh scattering in the atmospheres of hot stars', interaksi cahaya dengan molekul di atmosfer seperti oksigen dan nitrogen mengakibatkan pembiasan beberapa warna, yang paling mencolok saat matahari terbenam.

Lord Rayleigh menjelaskan bahwa efek ini membuat langit tampak biru di siang hari dan merah saat malam. Proses ini semakin jelas bila terdapat konsentrasi uap air atau partikel aerosol di udara.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol

Faktor yang Mempengaruhi Warna Langit

Kepala BMKG, Hartanto, mengungkapkan bahwa konsentrasi uap air dan polutan berperan dalam menonjolkan warna merah di langit. Saat terjadi hujan, pantulan warna merah menjadi semakin terlihat.

Aerosol, termasuk debu dan polutan lainnya, dapat meningkatkan intensitas warna merah akibat dari hamburan cahaya. Hartanto mengungkapkan, 'Warna merah yang tampak sangat pekat biasanya dipengaruhi oleh tingginya konsentrasi uap air, atau adanya partikel aerosol di udara.'

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk tidak panik dan tidak terpengaruh oleh spekulasi yang tidak berdasar mengenai fenomena ini.

Tidak Ada Tanda Bencana Alam

BMKG menegaskan bahwa fenomena langit merah ini tidak mencerminkan tanda-tanda akan terjadinya bencana alam. Hartanto menekankan, 'Kejadian tersebut tidak mencirikan akan terjadinya bencana alam.'

Pernyataan ini ditujukan untuk meredakan ketakutan masyarakat terkait tampilan langit yang tidak biasa. Pengawasan terhadap kondisi cuaca tetap menjadi fokus utama BMKG.

Hartanto juga mendorong masyarakat untuk tetap memantau informasi cuaca resmi dan menghindari pemberitaan yang tidak berbasis fakta.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU