Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 17:44 WIB

29 Juta Warga Indonesia Masih Belum Punya Rumah, Tegas Prabowo di Acara Akad Massal KPR

Author

29 Juta Warga Indonesia Masih Belum Punya Rumah, Tegas Prabowo di Acara Akad Massal KPR

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa terdapat 29 juta warga Indonesia yang belum memiliki rumah saat menghadiri akad massal KPR FLPP di Serang, Banten.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Dalam acara tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antar menteri untuk mempercepat penyediaan rumah bagi rakyat serta menanggulangi masalah kemiskinan.

Akad Massal KPR FLPP

Acara akad massal ini dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan menjadi bagian dari inisiatif pemerintah untuk meningkatkan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Presiden Prabowo menyatakan bahwa penyediaan perumahan adalah upaya yang memerlukan kerjasama dari semua pihak, khususnya dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.

"Hari ini saya merasa gembira, walaupun saya sadar perjalanan masih jauh, cita-cita kita masih jauh. 29 juta rakyat kita masih belum punya rumah," ungkap Prabowo dalam sambutannya.

Tantangan Penyediaan Rumah

Prabowo menggarisbawahi bahwa kelompok ekonomi yang paling rentan dapat memberikan dorongan signifikan terhadap perekonomian negara. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk mengatasi kemiskinan dengan menghentikan praktik korupsi dan penyelewengan.

Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat

"Kalau ada kehendak, pasti ada jalan," katanya, mengajak menteri untuk bersinergi dalam menemukan solusi penyediaan rumah.

Penyediaan rumah, menurut Prabowo, adalah tanggung jawab semua pihak dan bukan hanya tugas pemerintah semata.

Pencapaian Program KPR

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada pelaksanaan akad massal ini yang ia sebut sebagai 'prestasi luar biasa'.

Ia menjelaskan bahwa program KPR ini dimulai sejak kepemimpinan Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono, dan diteruskan oleh Presiden Ke-7, Joko Widodo.

"Prestasi luar biasa, 50.030 akad massal rumah subsidi. Dan ini program ini dimulai dari Presiden SBY, diteruskan oleh Pak Jokowi, saya teruskan, saya tingkatkan!" beber Prabowo.

Sebagai simbolik dari komitmen pemerintah, ia juga menyerahkan kunci rumah subsidi kepada sepuluh orang masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU