Masalah lutut sering dianggap sebagai dampak dari proses penuaan, tetapi banyak orang merasakannya jauh sebelum usia lanjut. Cedera dan gaya hidup juga berperan penting sebagai pemicu utama gangguan kesehatan lutut yang sering terabaikan.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Dokter spesialis ortopedi, Dr. dr. Franky Hartono, Sp.OT (K) menjelaskan bahwa masalah lutut tidak hanya dipicu oleh usia, melainkan juga oleh bentuk kaki yang tidak normal dan berbagai faktor lain.
Faktor Penyebab Masalah Lutut
Dr. Franky menjelaskan bahwa penyebab masalah lutut dapat terkait dengan ketidaknormalan bentuk kaki. Misalnya, kondisi kaki berbentuk X atau O mengakibatkan distribusi beban yang tidak seimbang pada sendi lutut.
Degenerasi sendi yang terjadi secara bertahap juga menjadi faktor utama dalam masalah kesehatan lutut. 'Ini berkaitan dengan proses penuaan dan penggunaan sendi yang terus menerus,' kata Dr. Franky.
Cedera adalah salah satu masalah paling sering yang mengganggu kesehatan lutut. 'Paling sering karena cedera. Kalau udah cedera itu dampaknya besar,' tambahnya.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris
Dampak Cedera pada Kesehatan Lutut
Cedera lutut dapat terjadi dalam berbagai bentuk, dengan cedera ligamen anterior cruciate ligament (ACL) sebagai salah satu yang paling dikenal. Cedera ini biasanya terjadi akibat gerakan memutar yang mendadak atau pendaratan yang kurang tepat saat beraktivitas.
Dr. Franky menegaskan pentingnya penanganan cedera untuk mencegah dampak jangka panjang. 'Jika tidak ditangani dengan baik, cedera ligamen dapat memengaruhi fungsi lutut dalam jangka panjang,' tambahnya.
Untuk menjaga kesehatan lutut, pemanasan yang cukup sebelum berolahraga dan pendinginan setelah aktivitas fisik sangat dianjurkan.
Pengaruh Berat Badan dan Aktivitas Fisik
Beban berlebih pada lutut juga menjadi faktor yang memicu masalah kesehatan sendi. Aktivitas fisik yang terlalu berat atau pekerjaan dengan beban angkat berlebihan dapat memberi tekanan terus-menerus pada sendi lutut.
Kondisi obesitas juga berkontribusi terhadap tekanan tambahan pada sendi lutut. Dr. Franky menyatakan, 'Beban berlebih yang memengaruhi kesehatan lutut tidak hanya berasal dari aktivitas mengangkat, tetapi juga dari berat badan itu sendiri.'
Walaupun olahraga berlebihan dapat berdampak negatif, tetap penting untuk beraktivitas fisik. 'Olahraga sangat dianjurkan untuk menopang fungsi tubuh kita,' kata Dr. Franky, namun intensitas aktivitas harus diperhatikan.
Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: