Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) baru-baru ini menggelar Temu Nasional Pegiat Literasi Digital di Jakarta pada 16 hingga 17 Desember 2025. Acara ini membahas pentingnya perlindungan kelompok rentan di tengah kemajuan teknologi yang pesat.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menekankan edukasi bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak dan penyandang disabilitas, agar tidak terkena dampak negatif dari perkembangan teknologi.
Fokus Utama Perlindungan Kelompok Rentan
Di Temu Nasional ini, perlindungan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian utama. Bonifasius Wahyu Pudjianto menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak-anak, remaja, lansia, dan penyandang disabilitas penting untuk menghindarkan mereka dari dampak negatif teknologi.
Ia juga menyampaikan, “Agar mereka tidak terkena berbagai dampak negatif, seperti scam, yang mungkin bisa mempengaruhi kehidupan mereka.” Hal tersebut menunjukkan adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi digital di masyarakat.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dampak Kemajuan Teknologi dan Literasi Digital
Bonifasius Wahyu Pudjianto mengungkapkan bahwa kemajuan AI bukan hanya membawa hasil positif, tetapi berpotensi menciptakan konten negatif dan misinformasi. Literasi digital menjadi kunci untuk membekali individu agar mampu mengenali informasi yang benar dan salah.
Menurutnya, meskipun teknologi dapat berkontribusi pada sektor pendidikan dan ekonomi, penggunaan yang tidak bijak dapat memicu kejahatan siber. Pendidikan literasi digital sangat penting untuk mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan tersebut.
Ruang untuk Berbagi Pengalaman dan Strategi ke Depan
Acara ini bertujuan menjalin kolaborasi di antara para pelaku industri teknologi untuk merumuskan strategi literasi digital yang lebih baik. Bonifasius Pudjianto menyatakan, “Kita berkumpul bersama untuk mendefinisikan kembali, apa dan kemana arah strategi literasi digital ke depannya.”
Dengan adanya kerja sama yang kuat, diharapkan inisiatif ini dapat mendukung perkembangan ekonomi, terutama bagi UMKM dan pelaku startup yang memanfaatkan teknologi dengan cara yang positif.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: