Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 10:25 WIB

Percepatan Proyek Mobil Nasional Indonesia oleh PT Pindad

Author

Percepatan Proyek Mobil Nasional Indonesia oleh PT Pindad

Pemerintah Indonesia sedang mempercepat pengembangan proyek mobil nasional yang dipercayakan kepada PT Pindad. Targetnya, produksi mobil asli Indonesia ini akan terealisasi dalam tiga tahun kedepan.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko, menekankan bahwa pentingnya model yang dikembangkan adalah mobil listrik untuk meningkatkan daya saing Indonesia di pasar otomotif global.

Proyek Mobil Nasional oleh PT Pindad

PT Pindad bertanggung jawab untuk mengelola proyek mobil nasional yang fokus pada pengembangan kendaraan yang dapat diproduksi secara domestik. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa produksi pertama diharapkan dimulai dalam waktu tiga tahun mendatang.

Kepentingan kendaraan ini tidak hanya terkait dengan aspek mobilitas, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja dan memajukan industri otomotif dalam negeri. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengembangkan ekonomi melalui industri yang strategis.

Proyek ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor kendaraan bermotor, sekaligus menghidupkan kembali industri lokal yang selama ini tertekan.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Pentingnya Model Listrik

Moeldoko menjelaskan bahwa pengembangan mobil nasional seharusnya memprioritaskan kendaraan listrik. Dia menegaskan, 'Dari awal saya udah ngomong, kalau kita itu harus punya brand nasional. Jangan sampai ada perubahan dari konvensional ke mobil listrik, sama saja.'

Langkah ini menjadi penting untuk memperkuat posisi Indonesia, terutama saat banyak negara lain telah membuat transisi ke kendaraan listrik. Menurut Moeldoko, mempertahankan model konvensional akan membuat Indonesia sulit bersaing dengan merek-merek global.

Dia menambahkan, 'Tapi harapan kita, tidak lagi menuju ICE (internal combustion engine), lebih ke mobil listrik (EV).'

Tren Global dan Daya Saing

Moeldoko menunjukkan bahwa tren global saat ini menunjukkan pergeseran yang jelas menuju kendaraan listrik. Oleh karena itu, ia berpendapat bahwa Indonesia harus mengikuti perkembangan ini agar tidak tertinggal oleh negara lain yang sudah lebih dulu berinvestasi dalam teknologi yang berkelanjutan.

Pengembangan mobil berbasis listrik akan memberi Indonesia daya tawar yang lebih baik di industri otomotif global. 'Karena trennya dunia menuju ke sana (mobil listrik), jangan kita membangun ICE, kita gak bisa kejar,' tegasnya.

Meskipun tantangan dalam pengembangan masih ada, Moeldoko menyatakan pentingnya untuk tetap maju dan menciptakan identitas mobil nasional yang kuat.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU