Mohamed Salah menunjukkan ekspresi emosional setelah Liverpool mengalahkan Brighton 2-0 di Premier League. Momen ini tampaknya menjadi sinyal perpisahan bagi penyerang asal Mesir tersebut dengan klub yang telah membesarkan namanya.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia
Pelatih Liverpool, Arne Slot, memberikan kesempatan kembali kepada Salah setelah fase cadangan, tetapi situasi yang ada membuat masa depan Salah di Anfield semakin gelap.
Momen Haru di Anfield
Setelah pertandingan melawan Brighton, Salah melakukan gestur penghormatan kepada para suporter di Anfield. Ia melambaikan tangan dan bertepuk tangan, disambut oleh sorak-sorai penggemar.
Walaupun tidak mencetak gol, Salah memberikan assist untuk gol kedua yang dicetak oleh Hugo Ekitike. Kontribusinya memang penting, namun ekspresi emosionalnya menjadi fokus perhatian utama.
Kedatangan Salah ke timnas Mesir untuk Piala Afrika 2025 menambah nuansa perpisahan. Liverpool akan kehilangan sosok kunci ketika ia bergabung dengan tim nasional.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Analisis dari Ahli Bahasa Tubuh
Darren Stanton, seorang ahli bahasa tubuh, mengamati bahwa Salah menunjukkan 'microexpressions of sadness' setelah pertandingan. Ini menandakan kemungkinan perpisahan yang lebih permanen.
"Mohamed Salah terlihat sangat emosional setelah pertandingan melawan Brighton. Saya rasa itu hampir seperti laga terakhir baginya," ungkap Stanton.
Ia menambahkan bahwa gestur Salah dapat diartikan sebagai ucapan selamat tinggal kepada para penggemar yang telah mendukungnya selama ini di Anfield.
Kontrak dan Masa Depan yang Tak Pasti
Kontrak Salah di Liverpool masih berlaku hingga 2027, namun ketegangan hubungannya dengan pelatih Arne Slot memunculkan spekulasi tentang kemungkinan kepergiannya. Stanton mencatat bahwa perpisahan ini bisa lebih dekat dari yang diperkirakan.
"Saya pikir meskipun tidak resmi, saya rasa dia tahu di hatinya bahwa dia tidak akan pernah berada dalam situasi itu lagi dan berjalan di lapangan itu lagi," tambah Stanton.
Menjelang bursa transfer Januari, jika Salah berhasil membawa Mesir ke final Piala Afrika, ketidakpastian tersebut akan semakin meningkat, membuka peluang untuk bergabung dengan klub lain.
Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: