Jumlah korban tewas akibat insiden penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, Australia, terus meningkat dan kini mencapai 16 orang.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam
Peristiwa tragis ini juga mengakibatkan 40 orang lainnya harus dirawat di rumah sakit dengan berbagai luka.
Pernyataan Resmi dan Penetapan Insiden Terorisme
Komisioner Kepolisian New South Wales, Mal Lanyon, menyatakan bahwa insiden tersebut adalah 'insiden terorisme'.
Selanjutnya, Perdana Menteri NSW, Chris Minns, mengungkapkan bahwa serangan ini dirancang khusus untuk menargetkan komunitas Yahudi di Sydney.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Kondisi Korban dan Pelaku
Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu pelaku penembakan termasuk di antara korban tewas, sementara terduga pelaku kedua saat ini dalam kondisi kritis.
Selain itu, dua petugas polisi yang berada di lokasi kejadian juga mengalami luka-luka, menambah kompleksitas situasi selama penanganan insiden.
Investigasi dan Tindakan Keamanan
Kepolisian NSW menginformasikan bahwa sejumlah barang mencurigakan telah ditemukan di sekitar area penembakan dan saat ini sedang diperiksa oleh petugas spesialis.
Zona larangan masuk juga telah diberlakukan di lokasi kejadian, dan penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung dengan tidak adanya laporan insiden lain yang terkait di Sydney.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: