Senin, 15 DESEMBER 2025 • 10:34 WIB

Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati: Insiden dan Penanganannya

Author

Kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati: Insiden dan Penanganannya

Kebakaran terjadi di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin pagi, mengakibatkan kerusakan pada salah satu kios buah.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Pihak pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dengan cepat setelah laporan diterima pada pukul 07.24 WIB.

Detail Kebakaran di Kios Buah

Kebakaran yang melanda kios buah di Pasar Induk Kramat Jati menyebabkan kekhawatiran di kalangan pedagang dan pengunjung pasar.

Menurut Abdul Wahid, Kasie Gulkarmat Jakarta Timur, objek yang terbakar adalah kios buah, dan petugas pemadam kebakaran segera melakukan tindakan cepat.

Ia menyatakan, 'Pengerahan personel 95' untuk menegaskan jumlah personel yang dikerahkan dalam penanganan kebakaran.

Tim Damkar, setelah menerima laporan, segera mengerahkan sembilan belas mobil pemadam untuk mengatasi api yang mulai membesar.

Proses Pemadaman dan Penanganan Pasca Kebakaran

Tim pemadam kebakaran bekerja secara efisien dan berhasil memadamkan api pada pukul 08.06 WIB.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Sampai saat ini, mereka masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan agar tidak ada sisa api yang dapat menyebabkan kebakaran kembali.

Abdul menjelaskan, 'Status: (api) sudah dapat dilokalisir', menegaskan bahwa dalam kondisi di lokasi tidak ada lagi api yang berkobar.

Petugas juga melakukan penyelidikan mengenai penyebab kebakaran dengan harapan bisa memberikan informasi lebih lanjut setelah data terkumpul.

Dampak Terhadap Aktivitas Pasar

Kebakaran ini tentu mengguncang aktivitas di Pasar Induk Kramat Jati, salah satu pusat perbelanjaan besar di Jakarta Timur.

Kejadian tersebut berpotensi mengganggu interaksi antara pedagang dan pengunjung, terutama bagi para pembeli yang biasa berkunjung ke kios buah.

Pihak pengelola pasar kabarnya telah melakukan evaluasi intensif untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Dengan penanganan yang cepat, diharapkan kerusakan dapat diminimalisir dan aktivitas pasar bisa segera kembali normal.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU