Presiden Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan ke posko pengungsian di Langkat, Sumatera Utara, untuk memantau kondisi para pengungsi. Dalam kesempatan ini, ia juga memperkenalkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada warga yang terkena dampak bencana.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Kunjungan ini bertujuan untuk mendengarkan laporan mengenai berbagai kekurangan dan kebutuhan yang ada di lokasi pengungsian. Prabowo tampil didampingi oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, serta pejabat lainnya.
Kunjungan Prabowo di Posko Pengungsian
Pada hari Sabtu, 13 Desember 2025, Presiden Prabowo Subianto tiba di posko pengungsian yang berada di Desa Pekubuan, Tanjung Pura, Langkat. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo bertujuan untuk memverifikasi keadaan di lapangan dan mendengarkan laporan langsung dari pengungsi.
Prabowo dihadapan para pengungsi menekankan bahwa keberadaan pemerintah sangat penting di saat-saat sulit seperti ini. Ia juga memperkenalkan jajaran kabinetnya, menunjukkan upaya pemerintah dalam memberikan dukungan di tengah bencana.
Didampingi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, kunjungan ini bukan hanya sekadar formalitas tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah. Pengunjung dan pejabat berupaya untuk menciptakan suasana yang hangat berbagi harapan dengan pengungsi.
Baca juga: Rumor iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray: Siapakah yang Akan Mengadaptasi eSIM?
Perkenalan Seskab Teddy Indra Wijaya
Selanjutnya, Prabowo memperkenalkan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada para pengungsi. Dalam kunjungan ini, Teddy diperkenalkan dengan pangkatnya, Letkol, yang menandakan perkembangan karirnya.
Ketika Prabowo bertanya kepada pengungsi apakah mereka mengenal Teddy, respon yang diterima adalah mereka mengenalnya sebagai 'Mayor'. Prabowo langsung mengoreksi, "Salah. Udah letkol sekarang," sambil menunjukkan posisi yang diemban Teddy saat ini.
Perkenalan ini menekankan pentingnya peran Teddy dalam penanganan bencana dan memperkuat kehadiran pemerintah yang peduli terhadap situasi yang dihadapi oleh pengungsi.
Laporan dan Tindakan yang Diperlukan
Setelah perkenalan, Prabowo menjelaskan kehadirannya bertujuan untuk mendengarkan laporan tentang keadaan di lokasi pengungsian. Ia menegaskan bahwa laporan dari Gubernur mengenai kebutuhan mendesak harus diperhatikan.
Masalah seperti kekurangan air bersih dan perlunya perbaikan tanggul menjadi poin utama perhatian. Dalam penjelasannya, Prabowo mengatakan, "Nanti segera kita atasi, tadi dilaporkan oleh Gubernur, kekurangan air bersih ya, air minum, perbaikan tanggul segera kita lakukan."
Kunjungan ini juga dihadiri oleh beberapa anggota kabinet yang memiliki tanggung jawab dalam penanganan bencana. Mereka bersama-sama berkomitmen untuk segera mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: