Kericuhan pasca pengeroyokan dua debt collector di Kalibata, Jakarta Selatan, berujung pada pembakaran sembilan kios dan enam sepeda motor oleh massa.
Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Peristiwa ini menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 273 juta, sementara tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Details of the Incident
Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan H Mahmud Raya Blok Langgar nomor 1, Duren Tiga, Pancoran, dekat Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengonfirmasi bahwa aksi pembakaran melibatkan penggunaan bensin dan tidak ada korban jiwa.
Sebanyak enam unit pompa dan sejumlah personel dikerahkan untuk mengendalikan situasi di lokasi.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Sehari Sebelum Aksi
Pengeroyokan yang Memicu Kericuhan
Sebelum kericuhan, dua debt collector atau 'mata elang' telah dikeroyok, yang mengakibatkan satu meninggal dunia dan satu mengalami luka berat.
Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Kapolres Metro Jakarta Selatan, menyatakan bahwa massa yang hadir setelah insiden merusak warung dan kendaraan di sekitar lokasi.
Menurut Nicolas, serangan tersebut dilakukan oleh kelompok yang diduga berhubungan dengan korban.
Reaksi dan Penanganan Kejadian
Kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengidentifikasi pelaku dan mencegah terulangnya insiden serupa.
Nicolas menambahkan, 'Mereka (massa) datang menyerang, membabi buta, merusak warung yang ada di sini,' memperlihatkan tingginya ketegangan di lokasi.
Penanganan cepat dari pihak berwenang diharapkan bisa meredakan situasi dan menjaga keamanan warga sekitar.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Mengincar Kiper Baru Menjelang Penutupan Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: