Setiap tahun, Indonesia mencatat angka kelahiran prematur yang mencengangkan, mencapai 675 ribu bayi. Ini menjadikannya sebagai negara dengan jumlah kelahiran prematur kelima tertinggi di dunia.
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Kondisi ini sangat signifikan dalam konteks kesehatan anak, karena kelahiran prematur adalah penyebab utama kematian anak di bawah lima tahun.
Statistik Kelahiran Prematur di Indonesia
Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 15 juta bayi lahir prematur setiap tahunnya, dengan lebih dari satu juta di antaranya meninggal akibat komplikasi yang dapat dicegah.
Profil Kesehatan Indonesia 2024 menunjukkan bahwa 26,4 persen kematian bayi terjadi pada masa neonatal, dengan penyebab utama dari prematuritas dan bayi berat lahir rendah (BBLR).
Dengan angka-angka ini, jelas bahwa masalah kelahiran prematur tidak hanya menjadi tantangan bagi sistem kesehatan, tetapi juga untuk masyarakat luas.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam: Yang Perlu Diketahui
Pentingnya Perawatan Bayi Prematur
Dokter Spesialis Anak Subspesialis Neonatologi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Rinawati Rosiswatmo, menjelaskan bahwa perawatan terhadap bayi prematur sangat krusial. "Asupan gizi yang tepat sejak hari pertama sangat menentukan bagaimana bayi dapat bertahan dan berkembang di kemudian hari," tegas Rinawati.
Ia menyoroti bahwa perawatan tidak hanya harus berfokus pada kelangsungan hidup bayi, tetapi juga pada memastikan kualitas tumbuh kembang mereka.
Dengan pendekatan yang tepat, peluang bayi prematur untuk berkembang sehat dapat meningkat.
Pendekatan Holistik dalam Merawat Bayi Prematur
Dokter Ahli Tumbuh Kembang Pediatri di RSCM, Bernie Endyarni Medise, menekankan pentingnya pendekatan menyeluruh. "Bayi prematur dan BBLR membutuhkan perhatian menyeluruh, bukan hanya dari sisi medis, tetapi juga dari dukungan emosional keluarga," ujarnya.
Dia menegaskan bahwa stimulasi dan asupan gizi yang berkelanjutan sangat penting dalam mendukung pertumbuhan bayi prematur.
Intervensi yang tepat, mulai dari perawatan intensif hingga dukungan dari keluarga, merupakan aspek krusial agar bayi-bayi ini memiliki kesempatan untuk tumbuh kuat dan sehat.
Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: