Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 11:37 WIB

Kebakaran Gedung PT Terra Drone Indonesia, 24 Korban Tewas

Author

Kebakaran Gedung PT Terra Drone Indonesia, 24 Korban Tewas

Kebakaran hebat melanda gedung PT Terra Drone Indonesia di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa, 9 Desember 2025, yang diduga diakibatkan oleh ledakan baterai lithium-ion.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tahan Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dalam insiden ini, sebanyak 24 jenazah berhasil dievakuasi, sementara beberapa karyawan mengalami luka-luka saat berusaha melarikan diri.

Analisa Penyebab Kebakaran

Kebakaran ini diduga disebabkan oleh ledakan baterai drone yang terletak di lantai satu gedung. Baterai lithium-ion, meskipun dikenal efektif dalam menyimpan energi, dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan benar.

Menurut berbagai sumber, baterai ini digunakan secara luas dalam perangkat seperti ponsel, laptop, dan skuter listrik. Meskipun kemampuan penyimpanan dayanya diakui tinggi, risiko ledakan saat terpapar panas atau mengalami kerusakan fisik harus diperhatikan.

Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat

Kronologi Kejadian

Dimitri, salah satu karyawan yang berada di dalam gedung saat itu, mendengar ledakan yang mengagetkan. Ia menjelaskan bahwa asap langsung menyebar ke lantai dua setelah ledakan pertama terjadi.

Dapat dilihat bahwa situasi semakin kritis ketika Dimitri dan beberapa rekan kerja memutuskan untuk mencari tempat aman di rooftop. Mereka menunggu lebih dari setengah jam tanpa mendapatkan akses evakuasi dari petugas, membuat keadaan semakin mendesak.

Dalam usaha penyelamatan, Dimitri dan teman-temannya mengambil inisiatif menggunakan tangga luar gedung untuk keluar. Namun, tangga tersebut tidak stabil, dan saat Dimitri mencoba turun, bagian atap gedung jebol, menambah kesulitan dalam evakuasi.

Dampak dan Evakuasi

Evakuasi berlangsung sulit dan menyisakan banyak trauma. Dimitri terjatuh ke bangunan sebelah dan mengalami luka-luka, tetapi ia merasa kondisi dirinya 'lebih baik dibandingkan korban lain yang terjebak.'

Akhir dari kejadian tragis ini, total 24 jenazah berhasil dievakuasi setelah api padam. Insiden ini menyoroti perlunya langkah-langkah pengamanan yang lebih baik dalam penggunaan baterai lithium-ion di berbagai sektor.

Baca juga: Calvin Verdonk Hampir Bergabung dengan Lille, Klub Terkenal Prancis yang Penuh Talenta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU