Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 15:21 WIB

Putin Tegaskan Komitmen Pasok Minyak ke India di Tengah Sanksi Internasional

Author

Putin Tegaskan Komitmen Pasok Minyak ke India di Tengah Sanksi Internasional

Presiden Rusia Vladimir Putin berkomitmen untuk terus memasok minyak ke India, meskipun ada tekanan dari Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan impor minyak Rusia.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan pertamanya ke India pasca-invasi ke Ukraina, yang memicu serangkaian sanksi internasional.

Konteks Sanksi Internasional

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022, Rusia terkena sanksi dari berbagai negara, mendorongnya untuk mencari pasar baru untuk ekspor minyak.

India kini menjadi pembeli minyak mentah terbesar kedua dari Rusia setelah China, dengan data menunjukkan bahwa pada bulan Oktober, India menyerap 38% dari total ekspor minyak mentah Rusia.

Sanksi dari AS juga menjadi sorotan, di mana Presiden AS Donald Trump mengenakan sanksi terhadap dua perusahaan minyak raksasa Rusia, Rosneft dan Lukoil, yang menunjukkan perubahan signifikan dalam kebijakan energi global.

Baca juga: Komnas HAM Temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Tekanan AS terhadap India

AS semakin meningkatkan tekanannya terhadap India terkait kebijakan energi yang berhubungan dengan Rusia, termasuk mengenakan tarif sebesar 25% pada bulan Agustus untuk pembelian minyak dari Rusia.

Kondisi ini membuat India berada dalam posisi yang sensitif, mempertahankan hubungan erat dengan AS, tetapi tetap bergantung pada Rusia untuk pasokan energi dan akses terhadap peralatan militer.

Putin bahkan mempertanyakan legitimasi tekanan AS dengan, "Jika AS berhak membeli bahan bakar kami, mengapa India tidak boleh memiliki hak yang sama?"

Dinamika Energi Global

Tren impor minyak Rusia oleh India menunjukkan dinamika baru dalam geopolitik energi, di mana India memilih untuk melanjutkan kerja sama meskipun AS berupaya menguranginya.

Trump mengakui bahwa meskipun India telah mengurangi impor, perubahan ini mungkin bersifat sementara mengingat ketergantungan India pada energi Rusia.

Sementara negara-negara lain berupaya menyeimbangkan hubungan mereka dengan Rusia dan AS, kemitraan energi antara India dan Rusia masih terlihat semakin kuat.

Baca juga: Kota-Kota Terbaik untuk Liburan Sendirian di Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU