Polisi mengonfirmasi bahwa kerangka yang ditemukan di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, adalah Alvaro Kiano Nugroho, seorang bocah berusia 6 tahun.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Hasil pemeriksaan DNA menunjukkan kecocokan dengan data dari keluarga korban, menegaskan hilangnya Alvaro yang telah dilaporkan sejak Maret lalu.
Identifikasi Kerangka Alvaro
Hasil pemeriksaan DNA menunjukkan bahwa kerangka yang terdaftar dengan nomor register 0062/XI/2025/ML adalah milik Alvaro Kiano Nugroho. Brigjen Prima Heru, Karumkit RS Polri, menjelaskan, "Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA dan gigi, dapat disimpulkan bahwa kerangka... adalah Alvaro Kiano Nugroho, anak biologis dari Arum Indah Kusumastuti."
Keluarga Alvaro menerima informasi mengenai kecocokan hasil tes terhadap kerangka tersebut dengan penuh haru. Ibu Alvaro, Arum Indah, mengungkapkan, "Sepertinya begitu, karena kami pihak keluarga sudah diinfo begitu."
Baca juga: Kunto Aji Menyuarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Harapan Masyarakat
Penemuan dan Proses Pemakaman
Setelah menerima hasil tes DNA, keluarga Alvaro memutuskan untuk menjemput jenazah di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Arum mencatat, jenazah dijadwalkan untuk dimakamkan hari itu juga.
Kakek Alvaro, Tugimin, juga mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menyampaikan informasi mengenai hasil tes DNA kepada keluarga. "Sudah, Ibu Kapolsek yang memberi tahu tadi sore," jelasnya.
Kasus Penculikan dan Pembunuhan
Alvaro dilaporkan hilang sejak 6 Maret 2025 setelah diculik oleh ayah tirinya, yang berinisial AI. Pembunuhan ini terjadi dalam konteks tuduhan AI terhadap istrinya yang dianggap berselingkuh, yang berujung pada tragedi saat ia membunuh Alvaro dan membuang jasadnya.
AI akhirnya ditangkap setelah delapan bulan penyelidikan oleh kepolisian. Kombes Budi Hermanto dari Polda Metro Jaya mengungkapkan, "Kasus ini menjadi perhatian besar masyarakat dan penting bagi kami untuk menyampaikan informasi yang akurat, terverifikasi dan transparan."
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: