Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 13:58 WIB

Waspada Nyeri Dada: Kenali Tanda Bahaya dan Penanganannya

Author

Waspada Nyeri Dada: Kenali Tanda Bahaya dan Penanganannya

Nyeri di dada saat stres menghadapi pekerjaan bisa jadi sinyal masalah kesehatan serius. Rasa sakit ini tak boleh dianggap remeh, terutama jika berlangsung lebih dari 15 menit.

Baca juga: Apple Belum Ajukan Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Pakar kesehatan mengingatkan bahwa meski nyeri dada tidak selalu berarti masalah jantung, gejala ini berpotensi menandakan kondisi kesehatan yang lebih berbahaya.

Dampak Stres Terhadap Kesehatan

Stres yang berlebihan dari pekerjaan dapat memicu tubuh untuk melepaskan hormon seperti adrenalin dan kortisol. Hormon ini dapat menyebabkan reaksi fisik seperti jantung berdebar dan ketegangan otot, yang berpotensi menyebabkan nyeri di dada.

Tidak jarang keluhan ini disalahtafsirkan sebagai akibat stres semata, padahal bisa menyembunyikan gejala awal penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengambil sikap acuh tak acuh dan mengelola stres dengan baik.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Mengenali Gejala Nyeri Dada

Menurut Dr. Vireza Pratama, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FSCAI dari Mayapada Hospital, nyeri dada yang diakibatkan oleh stres biasanya bersifat sementara dan akan mereda bila tubuh kembali tenang. "Nyeri dada harus diperhatikan jika menjalar ke lengan, rahang, atau punggung, serta disertai gejala berat seperti pingsan atau sesak napas," ujarnya.

Jika rasa sakit itu berlangsung lebih dari 15 menit, sangat penting untuk waspada. Khususnya jika nyeri itu terasa sangat menyakitkan atau muncul saat beristirahat, ini bisa menjadi tanda serangan jantung.

Layanan Medis dan Penanganan

Mayapada Hospital Jakarta Selatan memiliki Chest Pain Unit yang dirancang untuk mengevaluasi penyebab nyeri dada dengan tanpa biaya jika tidak ditemukan tanda gangguan jantung. "Layanan ini penting sebagai langkah awal dalam mendeteksi ancaman kesehatan," kata dr. Fiktorius Kuludong MM, Hospital Director Mayapada Hospital.

Apabila gejala menunjukkan kemungkinan serangan jantung, tim Cardiac Emergency Mayapada Hospital siap melakukan tindakan dengan prosedur standar dalam waktu kurang dari 60 menit. Layanan ini merupakan bagian dari Cardiovascular Center yang menawarkan penanganan menyeluruh untuk masalah kesehatan jantung.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU