Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 11:16 WIB

Peringatan Hujan Lebat di Aceh dan Sumatera Utara oleh BMKG

Author

Peringatan Hujan Lebat di Aceh dan Sumatera Utara oleh BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan khusus mengenai potensi hujan lebat yang diprediksi akan melanda wilayah Aceh dan Sumatera Utara dalam beberapa hari ke depan.

Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024

Pemberitahuan ini berlaku hingga 8 Desember 2025, dengan kemungkinan hujan disertai kilat dan angin kencang yang harus diwaspadai masyarakat.

Prediksi Cuaca untuk Wilayah Aceh dan Sumatera Utara

BMKG mencatat kemungkinan hujan lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang untuk wilayah Aceh. Hujan lebat ini diperkirakan akan berlangsung hingga tanggal 8 Desember 2025.

Untuk Sumatera Utara, intensitas hujan lebat diestimasi akan berlanjut hingga 4 Desember 2025, sehingga warga diharapkan untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri.

Masyarakat di kedua provinsi tersebut harus memperhatikan informasi terbaru dari BMKG dan tetap berada di dalam ruangan jika hujan deras terjadi.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Status Siaga dan Hujan Sedang di Wilayah Lain

Tidak hanya Aceh dan Sumatera Utara, sejumlah provinsi lain di Indonesia juga di level siaga akibat potensi hujan lebat. Beberapa provinsi yang diperkirakan akan mengalami hujan lebat antara lain Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

BMKG memberikan penekanan kepada masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca yang mungkin mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dengan banyaknya daerah yang terkena dampak, penting untuk mematuhi arahan dan peringatan yang diberikan oleh petugas terkait.

Fenomena Atmosfer dan Dampaknya

BMKG menjelaskan bahwa pola cuaca saat ini dipengaruhi oleh fenomena atmosfer global dan lokal, termasuk kondisi La Niña yang lemah serta penguatan Monsun Asia. Ini berkontribusi pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

Dipole Mode Index (DMI) saat ini tercatat di nilai −0.6, menunjukkan potensi hujan yang meningkat di bagian barat Indonesia. Hal ini menjadi perhatian karena dapat menimbulkan dampak lebih lanjut bagi wilayah tersebut.

Madden-Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 7, meskipun diperkirakan tidak berkontribusi signifikan terhadap pembentukan awan hujan di Indonesia di waktu dekat.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU