Polisi telah memeriksa pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta berinisial F, yang kini dalam kondisi membaik dan siap memberikan keterangan.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Campuran Pertama MLS dari Indonesia
Penyelidikan penting ini dilakukan dengan mengedepankan kondisi mental F mengingat usianya yang masih di bawah umur.
Detail Pemeriksaan Pelaku
Pemeriksaan terhadap F berlangsung pada Senin, 1 Desember 2025, melibatkan keluarga, Balai Pemasyarakatan (Bapas), dan Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor).
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa kehadiran pendamping sangat penting dalam memastikan bahwa proses berjalan sesuai prosedur.
Dengan kolaborasi berbagai pihak, diharapkan fokus pada kesejahteraan mental F dapat terjaga, mengingat statusnya sebagai anak berkonflik dengan hukum.
Baca juga: Olah TKP Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni, Polisi Kembalikan Beberapa Barang
Pendalaman Motif Peledakan
Polisi kini mengarahkan penyelidikan ke motif di balik tindakan peledakan, termasuk metode merakit bahan peledak dan sumber peralatan yang digunakan.
Kombes Budi mengungkapkan, 'Iya, pastinya yang didalami soal kasus ledakan,' yang menunjukkan tekad kepolisian untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai latar belakang tindakan F.
Hal ini dianggap krusial untuk memahami konteks insiden dan mengembangkan langkah pencegahan di masa depan.
Informasi Tentang Ledakan
Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta terjadi pada 7 November 2025, yang menimbulkan luka pada 96 orang, tetapi tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Densus 88 Antiteror Polri menginformasikan bahwa terduga pelaku membawa tujuh peledak, dengan empat di antaranya meledak di dua lokasi berbeda di sekolah.
Tiga peledak yang belum digunakan telah disita oleh pihak berwajib untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: