Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 11:35 WIB

Darurat Akhlak: Rizieq Shihab Serukan Revolusi Moral di Monas

Author

Darurat Akhlak: Rizieq Shihab Serukan Revolusi Moral di Monas

Muhammad Rizieq Shihab mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini tengah menghadapi keadaan darurat akhlak. Pernyataan ini disampaikannya saat Reuni Akbar 212 yang diadakan di Monas, Jakarta Pusat pada 3 Desember 2025.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Rizieq menilai kondisi moral bangsa semakin memprihatinkan, terwujud dalam tingginya angka kemungkaran dan kemaksiatan yang merugikan negara. Ia mengajak umat untuk kembali kepada nilai-nilai moral demi revolusi akhlak.

Pernyataan Rizieq Shihab di Reuni Akbar 212

Dalam acara yang dihadiri ribuan peserta, Rizieq menegaskan keprihatinannya tentang kondisi moral bangsa. Ia mengungkapkan urgensi revolusi akhlak dalam konteks sosial dan politik di Indonesia.

Rizieq menyatakan, 'Kenapa kita harus melakukan Revolusi Akhlak? Karena di negeri kita sedang terjadi darurat akhlak.' Hal ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap perbaikan moral.

Ia menggarisbawahi bahwa tingginya kasus korupsi dan pelanggaran hukum menunjukkan hilangnya etika di masyarakat. Rizieq berharap hal ini bisa menjadi perhatian serius dari berbagai kalangan.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Tanda-Tanda Darurat Akhlak

Rizieq mengidentifikasi tanda-tanda darurat akhlak yang meresahkan, seperti korupsi, mafia, dan oligarki. Ia mengemukakan, 'Maraknya aneka ragam kemungkaran, kemaksiatan, para penjahat yang menggarong kekayaan negeri, korupsi, mafia, dan oligarki-oligarki busuk adalah bukti nyata darurat akhlak di negara kita.'

Pernyataan ini menunjukkan bahwa fenomena tersebut menjadi masalah struktural dan bukan hanya individu. Ia menyerukan komitmen bersama untuk menanggulangi masalah ini dengan etika.

Rizieq juga menekankan bahwa hilangnya rasa malu di kalangan penegak hukum dan elit politik menjadi faktor utama krisis moral yang dihadapi.

Seruan untuk Perubahan Moral

Rizieq menyerukan agar masyarakat kembali mengedepankan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyatakan, 'Kenapa orang tidak punya malu melakukan korupsi? Karena enggak punya akhlak.'

Dia juga menyoroti pentingnya kesadaran kolektif untuk memperbaiki akhlak dan menghindari bentuk kemaksiatan lainnya, mengungkapkan, 'Kenapa mereka merampas tanah rakyat? Karena enggak punya akhlak.'

Melalui pernyataan ini, Rizieq berharap bahwa revolusi akhlak dapat membangkitkan rasa saling menghormati dan tanggung jawab di kalangan masyarakat.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor Transfer Liga Inggris

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU