Saat cuaca panas, banyak orang merasa terdorong untuk berolahraga di luar ruangan. Namun, aktivitas ini bisa berisiko bagi kesehatan jika tidak dilakukan dengan bijak.
Baca juga: Desta Paparkan Tuntutan Rakyat untuk Keadilan dalam Pemilu 2024
Panas berlebih dapat menyebabkan masalah serius, seperti dehidrasi dan heat stroke. Berikut adalah penjelasan ilmiah mengenai dampak cuaca panas saat berolahraga.
Dampak Panas Terhadap Tubuh
Ketika kita berolahraga, tubuh memproduksi panas akibat aktivitas fisik. Dalam kondisi panas, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mengeluarkan panas ini, yang dapat mengganggu fungsi normal.
Peningkatan suhu tubuh dapat mengganggu sistem sirkulasi dan menyebabkan kelelahan. Jika suhu terlalu tinggi, kesehatan akan terancam dan risiko terkena penyakit terkait panas akan meningkat.
Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Dehidrasi sebagai Risiko Utama
Saat berolahraga dalam cuaca panas, tingkat keringat meningkat. Keringat berfungsi untuk mendinginkan tubuh, tetapi jika cairan tidak diganti dengan cukup, dehidrasi dapat terjadi.
Gejala dehidrasi meliputi mulut kering, kelelahan, dan dalam kasus parah dapat menyebabkan pingsan. Karena itu, penting untuk memperhatikan asupan cairan sebelum, selama, dan setelah berolahraga.
Pencegahan dan Tips Berolahraga di Cuaca Panas
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko saat berolahraga di cuaca panas. Pertama, pilih waktu yang tepat, seperti pagi atau sore hari, ketika suhu lebih rendah.
Selain itu, kenakan pakaian yang ringan dan berwarna terang untuk membantu tubuh tetap dingin. Selalu bawa air untuk menjaga hidrasi dan mencegah dehidrasi saat berolahraga.
Baca juga: Kunto Aji Bicarakan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: