Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, meminta maaf usai meninjau dampak banjir bandang yang melanda Kecamatan Batang Toru, Sumatera Utara.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Tantang Alcaraz
Ia mengaku terkejut melihat skala kerusakan yang lebih besar daripada yang ia dengar di media sosial.
Kunjungan ke Lokasi Terkena Dampak
Suharyanto mengunjungi beberapa titik yang terdampak, termasuk Desa Batu Godang dan Aek Ngadol. Kemudian, ia melanjutkan perjalanannya ke Desa Aek Garoga, yang merupakan salah satu wilayah paling parah terkena bencana.
Selama berada di lokasi, ia terlihat menggelengkan kepala menandakan ketidakpercayaannya terhadap besarnya dampak bencana ini. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan dukungan dan melihat secara langsung kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025
Pernyataan dan Respons Publik
Dalam penjelasannya, Suharyanto meminta maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan. Ia menjelaskan bahwa tujuan BNPB adalah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Pernyataan Suharyanto sebelumnya yang mengindikasikan bahwa bencana hanya mencekam di media sosial menimbulkan reaksi negatif dari publik. Banyak pihak menilai bahwa pernyataan tersebut menunjukkan kurangnya empati terhadap para korban.
Tindakan Penanganan Bencana
Untuk mempercepat distribusi bantuan, BNPB telah mendirikan posko penanggulangan bencana di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. Posko ini diharapkan dapat memfasilitasi kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak.
Pemerintah juga mengerahkan helikopter dan pesawat untuk menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses. BNPB menekankan bahwa semua masyarakat dari kawasan Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga, Mandailing, hingga Natal mendapatkan perhatian dan penanganan yang setara dalam situasi bencana ini.
Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: