Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 15:27 WIB

Banjir dan Longsor di Sumatera: 72 Korban Jiwa Terlaporkan

Author

Banjir dan Longsor di Sumatera: 72 Korban Jiwa Terlaporkan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkonfirmasi bahwa bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan 72 korban jiwa.

Baca juga: Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa angka ini mencakup mereka yang hilang dari berbagai daerah terdampak.

Korban Jiwa di Sumatera Utara

Di Sumatera Utara, total 57 orang dilaporkan meninggal akibat bencana ini. Laporan tersebut diperoleh dari Bupati Tapanuli Tengah pada Kamis (27/11).

Abdul Muhari menjelaskan, “Secara total kumulatif di Sumatera Utara, di Tapanuli Tengah itu ada 34 meninggal dunia, Tapanuli Selatan ada 13, Pakpak 1, Tapanuli Utara 3, dan Humbang Hasundutan ada 4.”

Dari laporan ini, di Tapanuli Tengah saja tercatat 34 orang meninggal, sementara 33 orang lainnya masih hilang. Ketidakpastian ini membuat masyarakat, khususnya keluarga korban, sangat cemas.

Baca juga: Pertemuan Presidenn Prabowo dengan Serikat Pekerja Bahas RUU dan Aksi Demonstrasi

Situasi di Sumatera Barat dan Aceh

Di Sumatera Barat, situasinya juga cukup memburuk dengan empat orang yang meninggal di Kota Padang dan lima orang di Kabupaten Padang Pariaman. Angka ini menambah total korban jiwa di provinsi tersebut menjadi sembilan orang.

Kondisi ini tidak hanya mengakibatkan banyak kehilangan nyawa, tetapi juga membuat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Data yang komprehensif diperlukan untuk mendukung penanganan bencana ini.

Sedangkan di Aceh, terdapat enam orang yang dilaporkan meninggal dengan 11 orang masih dalam status hilang. Korban jiwa terbagi di dua kabupaten, yaitu Bener Meriah dan Gayo Luwes.

Rincian Jumlah Korban

BNPB telah merilis rincian terbaru mengenai jumlah korban jiwa. Di Aceh, enam orang meninggal dan 11 orang masih hilang, sementara di Sumatera Utara total korban meninggal adalah 57 dan di Sumatera Barat tercatat sembilan orang.

Dampak dari bencana ini menunjukkan besarnya kerugian dan komplikasi yang dihadapi oleh masyarakat setempat yang kehilangan nyawa dalam sekejap.

Abdul menekankan, “Kami terus memantau perkembangan dan akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.” Dukungan pemerintah dalam situasi yang sulit ini sangat krusial untuk pemulihan.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU