Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 14:40 WIB

Perdebatan Insentif Sektor Otomotif 2026: Airlangga vs Agus

Author

Perdebatan Insentif Sektor Otomotif 2026: Airlangga vs Agus

Perselisihan mengenai kebijakan insentif industri otomotif tahun 2026 mencuat antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Diplomasi Dalam 8 Jam

Menko Airlangga menegaskan bahwa sektor otomotif tidak memerlukan insentif pada tahun mendatang, sementara Menperin melihat insentif itu krusial.

Pernyataan Menko Airlangga

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, menegaskan pada Rabu, 26 November 2025, bahwa pemerintah tidak akan memberikan insentif untuk sektor otomotif pada tahun 2026.

Ia mengungkapkan bahwa industri otomotif menunjukkan pertumbuhan yang positif, menegaskan bahwa insentif tidak lagi diperlukan, terutama setelah keberhasilan acara Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) yang menarik perhatian masyarakat.

Pendapat Menperin Agus Gumiwang

Di sisi lain, Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian, berpendapat bahwa sektor ini memerlukan insentif yang digolongkannya sebagai sebuah keharusan.

Ia menyatakan, 'Ya sekarang sedang kita susun, dan insentif otomotif itu menurut saya sebuah keharusan, karena merupakan sektor yang terlalu penting.'

Baca juga: Mengapa Self Love Penting untuk Hubungan Sehat

Dukungan fiskal dan nonfiskal, tambahnya, bukan hanya pilihan, melainkan kebutuhan mendasar untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif.

Strategi dan Kedepannya

Menperin juga mencatat bahwa kebutuhan insentif otomotif selaras dengan Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN), yang menganalisis hubungan antara berbagai kegiatan manufaktur.

Agus menjelaskan, 'Strategi Baru Industrialisasi Nasional (SBIN) itu strateginya kita melihat backward dan forward linkage dari setiap kegiatan manufaktur.'

Dalam konteks ini, sektor otomotif adalah yang paling dominan karena keterkaitannya dengan berbagai industri pendukung seperti komponen, logistik, dan layanan purnajual.

Insentif yang Masih Dirahasiakan

Menteri Perindustrian juga menegaskan bahwa pemerintah bersiap menentukan insentif bagi sektor otomotif pada tahun 2026, meskipun jenis dan bentuknya belum diungkapkan.

Ia menyatakan, 'Jadi, memang pemerintah itu memang sudah seharusnya juga untuk menyiapkan insentif untuk sektor otomotif untuk tahun 2026.'

Agus menambahkan, 'Jangan tanya jenis insentifnya, bentuk insentifnya, itu sekarang sedang kita susun. Jangan tanya jenisnya, jangan tanya bentuknya, sedang kita susun.'

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa bagi Polisi yang Terluka

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU