Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 12:15 WIB

Kapolda Sumut Copot Kombes Julihan Muntaha Terkait Dugaan Pemerasan

Author

Kapolda Sumut Copot Kombes Julihan Muntaha Terkait Dugaan Pemerasan

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Whisnu Hermawan Februanto, mencopot Kombes Julihan Muntaha dari jabatannya sebagai Kabid Propam Polda Sumut. Pencopotan tersebut merupakan respons terhadap dugaan pemerasan yang melibatkan Kombes Julihan.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana

Irjen Whisnu menekankan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga integritas institusi kepolisian. Kombes Famudin kini ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kabid Propam yang baru.

Latar Belakang Pencopotan

Pencopotan Kombes Julihan berawal dari unggahan akun TikTok @tan_jhonson 88 yang mengindikasikan praktik pemerasan oleh yang bersangkutan. Menanggapi informasi ini, Polda Sumut langsung membentuk tim untuk menyelidiki dugaan tersebut.

Kapolda Sumut, Irjen Whisnu, menyatakan, "Kami tidak akan membiarkan ada pelanggaran dalam institusi kami, dan harus ada tindak lanjut yang jelas terhadap kasus ini." Polda berkomitmen untuk menangani setiap laporan yang berkaitan dengan pelanggaran.

Keputusan pencopotan juga bertujuan untuk menjaga reputasi kepolisian yang kerap menjadi sorotan publik. Dengan adanya tindakan tegas, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi akan tetap terjaga.

Baca juga: Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil: Nikmati Momen Sederhana

Proses Pemeriksaan dan Penunjukan Pelaksana Tugas

Sebagai langkah awal, Kombes Julihan diberhentikan sementara dari posisinya agar proses pemeriksaan dapat dilakukan secara objektif. Kombes Famudin, Auditor Kepolisian Madya Itwasda Polda Sumut, diangkat sebagai Pelaksana Tugas Kabid Propam yang baru.

Polda Sumut berharap Kombes Famudin dapat menjalankan tugasnya dengan baik sembari menunggu hasil dari pemeriksaan yang sedang berlangsung. Polda Sumut berupaya untuk mengedepankan transparansi dan keadilan di setiap tahapan proses hukum.

Proses ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat diberikan kesempatan untuk menyampaikan informasi secara utuh. Penegakan hukum yang bersih menjadi salah satu fokus utama dari Polda Sumut.

Tindak Lanjut dan Respons Publik

Informasi yang dihimpun menunjukkan adanya beberapa keluhan dari personel kepolisian di jajaran Polda Sumut terkait dugaan pemerasan. Irwasda Polda Sumut, Kombes Nanang Masbudhi, menjelaskan bahwa tim sedang dibentuk untuk menyelidiki masalah ini lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintuka, menambahkan bahwa meskipun sumber informasi di akun tersebut bersifat anonim, pihak kepolisian tetap berkomitmen untuk memverifikasi kebenaran dari berita yang beredar. "Proses pemeriksaan akan tetap berjalan meskipun sumber informasi tidak teridentifikasi," ungkapnya.

Dukungan dari masyarakat untuk menyampaikan bukti-bukti yang relevan juga sangat dibutuhkan. Polda Sumut berharap adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dan institusi kepolisian untuk menjaga integritas hukum.

Baca juga: Tips Membuat Kamar Kecil Menjadi Nyaman dan Menyenangkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU