Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, menyatakan kekecewaannya terhadap surplus komentar negatif setelah skuad Garuda gagal melaju ke Piala Dunia 2026.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Ia menilai bahwa suara-suara yang tidak beralasan tersebut justru menghalangi kebangkitan timnas yang seharusnya membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.
Kekecewaan Setelah Kegagalan Kualifikasi
Timnas Indonesia harus mengakhiri impian untuk tampil di Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Irak pada 12 Oktober 2025.
Kekalahan ini merupakan pukulan berat bagi pemain dan penggemar sepak bola di Tanah Air, membuat situasi semakin sulit bagi skuad Garuda.
Dengan hasil tersebut, Indonesia terpuruk di dasar klasemen Grup B tanpa mendapatkan satu pun poin, setelah mengalami dua kekalahan beruntun.
Kondisi ini menambah beban mental bagi para pemain, sekaligus meningkatkan tekanan dari publik yang terus mengawasi setiap langkah tim.
Kritik Thom Haye Terhadap Pihak Tidak Berkepentingan
Thom Haye mengkritik kehadiran orang-orang yang tidak terlibat langsung dalam sepak bola namun sering memberikan komentar yang tidak konstruktif.
Baca juga: Transfer Mengejutkan: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Ia mengungkapkan, 'Ada banyak orang yang tidak terlibat dalam hal apapun tentang sepakbola. Dan kemudian entah dari mana munculnya, orang-orang itu merasa jadi paling paham.'
Sikap semacam ini, menurut Haye, tidak hanya merusak suasana tim tetapi juga memperburuk situasi yang sudah menantang.
Ia menegaskan pentingnya dukungan dan kritik yang bersifat membangun, bukan kegaduhan yang hanya akan memperkeruh kondisi.
Pentingnya Dukungan Masyarakat
Haye juga mengajak publik untuk bersatu dalam mendukung Timnas Indonesia dengan cara yang positif.
Ia percaya bahwa dukungan yang konstruktif akan memungkinkan proses kebangkitan timnas berlangsung dengan lebih baik.
'Suara-suara yang tidak berdasar justru memperkeruh suasana,' ujar Haye, menutup seruan untuk semua pihak agar berdiri di belakang tim dengan pengetahuan yang tepat.
Harapannya, setiap elemen masyarakat bisa berkontribusi positif dalam mendukung upaya timnas untuk bangkit kembali.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Insiden Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: