Pertamina Patra Niaga baru saja mengumumkan pasokan 100 ribu barel Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada PT Vivo Energi Indonesia. Kesepakatan ini terjadi dalam proses Business to Business (B2B) yang memperkuat kerja sama antara kedua perusahaan.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa pasokan ini berasal dari kargo impor yang diserap oleh Pertamina. Hal ini menunjukkan komitmen dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Detail Pasokan BBM dari Pertamina
Pertamina Patra Niaga mengkonfirmasi bahwa pasokan 100 ribu barel BBM ini akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan di seluruh SPBU VIVO. Sebelumnya, PT Vivo juga telah menerima pasokan dari perusahaan lain, PT APR (BP-AKR), sebanyak 100 ribu barel.
Roberth menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memperkuat lini distribusi energi. Hal ini diharapkan dapat memastikan masyarakat mendapatkan akses yang lebih baik terhadap energi yang diperlukan.
Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas
Proses dan Mekanisme Kerjasama
Kolaborasi ini dilaksanakan melalui tahapan yang menjunjung tinggi mekanisme compliance dan governance dalam kerjasama B2B. Proses ini mencakup negosiasi volume permintaan, pelaksanaan tender supplier, hingga mekanisme open book untuk aspek komersial.
Setiap tahap dilaksanakan dengan hati-hati, termasuk survey bersama. Tujuannya adalah untuk memastikan semua syarat dari PT Vivo dapat dipenuhi, mengedepankan komitmen Pertamina dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen dalam Penyediaan Energi
Dalam pernyataannya, Roberth menekankan pentingnya pemenuhan energi sebagai prioritas utama. Ia menyatakan, energi adalah penggerak produktivitas kehidupan masyarakat dan harus dikelola dengan baik.
Dia juga menekankan, "Bagi kami pemenuhan energi untuk masyarakat adalah prioritas utama, energi adalah penggerak produktivitas kehidupan masyarakat. Kami akan terus berupaya memastikan pasokan BBM tetap aman, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat demi ketahanan energi nasional."
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Dimulai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: