Minggu, 23 NOVEMBER 2025 • 16:39 WIB

Dampak Algoritma Media Sosial Terhadap Emosi Pengguna

Author

Dampak Algoritma Media Sosial Terhadap Emosi Pengguna

Algoritma media sosial semakin pintar dan memiliki pengaruh besar terhadap emosi pengguna. Banyak yang merasa bahwa konten yang muncul dapat memengaruhi suasana hati mereka sehari-hari.

Baca juga: Polisi Tangkap ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa algoritma ini dirancang untuk menarik perhatian dan mendapatkan reaksi emosional, yang membuat pengguna terjebak dalam interaksi dengan konten yang beragam.

Apa Itu Algoritma Media Sosial?

Algoritma media sosial adalah sekumpulan aturan dan proses yang digunakan oleh platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk menentukan konten apa yang ditampilkan kepada pengguna. Setiap platform memiliki cara tersendiri dalam memilih postingan berdasarkan preferensi dan interaksi pengguna sebelumnya.

Cara kerjanya mirip dengan 'ramalan' tentang apa yang kamu suka. Misalnya, jika kamu sering berinteraksi dengan konten tentang hewan peliharaan, algoritma akan menampilkan lebih banyak konten serupa di beranda kamu.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Dampak Emosional dari Algoritma

Tidak semua konten yang ditampilkan memberi dampak positif. Beberapa pengguna melaporkan merasa cemas atau tertekan setelah scrolling beranda mereka, terutama ketika melihat konten-konten yang mengandung berita buruk atau isu-isu sosial yang memicu emosi negatif.

Sebuah studi menemukan bahwa pengguna merasa lebih bahagia setelah melihat konten positif dan lebih sedih setelah terpapar berita negatif. Ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh algoritma dalam membentuk suasana hati penggunanya.

Mengatur Konsumsi Konten di Media Sosial

Untuk mengurangi pengaruh negatif dari algoritma, penting bagi pengguna untuk lebih bijak dalam memilih konten yang mereka konsumsi. Mengatur pengaturan privasi atau memilih untuk mengikuti akun dengan konten positif bisa membantu meningkatkan pengalaman di media sosial.

Ada juga penerapan fitur seperti 'menyembunyikan' konten yang membuat kamu merasa tidak nyaman. Dengan cara ini, kamu bisa lebih mengendalikan apa yang muncul di beranda kamu dan mengurangi efek emosional yang tidak diinginkan.

Baca juga: Alexander Isak Bergabung dengan Liverpool: Transfer Mengejutkan di Bursa Musim Panas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU