Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 20:54 WIB

Presiden Trump Sebut Jurnalis Sebagai 'Piggy', Kontroversi ini Menyita Perhatian Publik

Author

Presiden Trump Sebut Jurnalis Sebagai 'Piggy', Kontroversi ini Menyita Perhatian Publik

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan menyebut jurnalis perempuan Catherine Lucey dari Bloomberg sebagai 'piggy'. Insiden ini terjadi saat Trump menghadapi pertanyaan mengenai dokumen terkait Jeffrey Epstein.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR

Kritik langsung muncul dari publik dan jurnalis lainnya, termasuk CNN, yang menilai ungkapan Trump sebagai komentar yang tidak dapat diterima. Video pernyataan tersebut dengan cepat viral di media sosial.

Konteks Insiden dan Reaksi Publik

Insiden penghinaan terhadap Catherine Lucey terjadi saat wawancara dalam pesawat Angkatan Udara AS. Trump ditanyai, 'Mengapa dia tidak merilis materi tentang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein?' dan menjawab dengan sebutan 'Diam, diam, Piggy'.

Kritik langsung datang dari jurnalis CNN, Jake Tapper, yang menyebut komentar tersebut sebagai 'menjijikkan dan sama sekali tidak dapat diterima'. Reaksi tajam ini menegaskan pandangan bahwa tindakan Trump adalah serangan terhadap kebebasan pers.

Sebelumnya, Trump juga terlibat insiden emosional dengan reporter ABC News, Mary Bruce, saat ditanya pertanyaan serupa mengenai dokumen Epstein. Situasi ini menunjukkan ketegangan yang semakin meningkat antara Trump dan media serta dampaknya terhadap publik.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Respon Gedung Putih dan Penilaian terhadap Jurnalis

Dalam konteks penghinaan tersebut, Gedung Putih memberikan tanggapan menyusul protes dari berbagai pihak. Saat merespons insiden dengan Mary Bruce, mereka menyatakan bahwa ABC News adalah 'operasi memutarbalikan fakta Partai Demokrat yang menyamar sebagai jaringan penyiaran'.

Ketika dikonfirmasi mengenai sebutan 'piggy' untuk Lucey, Gedung Putih menjawab bahwa 'jika Anda akan memberi, Anda harus bisa menerima' yang mencerminkan sikap defensif mereka terhadap kritik yang diarahkan kepada Trump.

Lebih jauh, mereka menilai Catherine Lucey tidak profesional dengan menunjukkan rekaman di mana Lucey dan jurnalis lain berbicara bersamaan. Pegawai Gedung Putih pun menambahkan bahwa tindakan ini menunjukkan perilaku tidak pantas di hadapan media.

Dampak dan Implikasi Terhadap Hubungan Media dan Pemerintahan

Kontroversi ini memberikan dampak signifikan terhadap hubungan antara media dan pemerintahan. Ketegangan yang terjadi menciptakan ketidakpercayaan di antara lembaga media dan pemerintah, yang berpotensi mempengaruhi penyampaian informasi kepada publik.

Para analis berpendapat bahwa penghinaan dan serangan verbal terhadap jurnalis hanya memperburuk hubungan yang sudah tegang. Insiden ini menunjukkan tantangan yang dialami media dalam menjalankan tugasnya di tengah meningkatnya serangan terhadap kredibilitas media.

Dalam konteks lebih luas, insiden ini mencerminkan bagaimana kebijakan dan perilaku seorang presiden dapat langsung memengaruhi kebebasan pers di negaranya. Kebebasan media, sebagai salah satu pilar demokrasi, kini kembali menjadi sorotan utama.

Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU