Generasi Z, yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, punya cara pandang baru dalam mendefinisikan sukses.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Memperkuat Timnas
Bagi mereka, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian material, tetapi juga oleh keseimbangan hidup dan kebahagiaan diri.
Pengertian Sukses Menurut Gen Z
Definisi sukses bagi Gen Z lebih bersifat personal dan holistik. Mereka menghargai kesehatan mental dan emosional sebagai bagian integral dari kehidupan yang sesungguhnya.
Seorang peneliti menjelaskan, "Generasi ini lebih cenderung memprioritaskan perasaan bahagia di atas kekayaan material yang biasanya dikejar oleh generasi sebelumnya."
Artinya, sukses bagi mereka bukan hanya jabatan tinggi atau penghasilan besar, tetapi juga kepuasan pribadi dan koneksi sosial yang kuat.
Fenomena ini berujung pada perubahan budaya kerja, di mana kesejahteraan karyawan kini dipandang sama pentingnya dengan produktivitas.
Dampak Teknologi terhadap Konsep Sukses
Kemajuan teknologi dan globalisasi memberi Gen Z alat baru untuk meraih tujuan mereka. Media sosial menjadi platform untuk berbagi cerita sukses dan inspirasi.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Seorang ahli mengatakan, "Teknologi telah mengubah cara mereka melihat dunia, di mana kesuksesan bisa dicapai melalui berbagai jalur, termasuk kewirausahaan digital."
Gen Z tampaknya lebih terbuka terhadap kolaborasi dan inovasi, serta mencari cara untuk mewujudkan visi mereka tanpa terikat pada struktur kerja tradisional.
Hal ini tampak jelas dalam tren bisnis startup, di mana banyak Gen Z berani membangun usaha sendiri dari rumah.
Keseimbangan Antara Aktivitas dan Hidup Pribadi
Satu aspek vital dalam pandangan Gen Z tentang sukses adalah keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Bagi mereka, waktu untuk diri sendiri dan keluarga itu penting.
Kini, banyak Gen Z memilih pekerjaan fleksibel yang memungkinkan pengaturan waktu antara karier dan hal-hal yang mereka cintai.
Direktur dari sebuah lembaga penelitian juga menekankan, "Gen Z tidak hanya ingin sukses, tetapi juga ingin memiliki waktu untuk menikmati hidup dan bersosialisasi dengan orang-orang terkasih."
Dengan pandangan ini, mereka berupaya membentuk definisi sukses yang lebih relevan dengan nilai-nilai hidup mereka.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru: Kritikan Mengalir dari Komnas HAM dan DPR
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: