Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 19:06 WIB

Kebisingan dalam Kehidupan Urban: Fenomena yang Semakin Mengganggu

Author

Kebisingan dalam Kehidupan Urban: Fenomena yang Semakin Mengganggu

Di tengah kehidupan urban yang semakin padat, kebisingan menjadi bagian dari keseharian kita. Namun, banyak orang merasa semakin sensitif terhadap suara di sekitarnya.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Mulai 31 Agustus 2025

Fenomena ini tidak hanya terjadi di satu kota saja, melainkan menjadi masalah global yang menarik perhatian banyak orang, terutama di Indonesia.

Perubahan Lingkungan dan Urbanisasi

Dalam beberapa dekade terakhir, peningkatan urbanisasi di Indonesia membawa banyak perubahan. Dengan banyaknya bangunan baru, transportasi umum, dan pusat-pusat perdagangan, tingkat kebisingan di kota-kota besar melonjak drastis.

Menurut penelitian oleh Universitas Indonesia, kebisingan dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik seseorang. Lingkungan yang bising dapat menyebabkan stres dan ketidaknyamanan yang berkepanjangan.

Dari survei yang dilakukan, ditemukan bahwa 60% responden merasa lebih sensitif terhadap kebisingan dibandingkan lima tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kesadaran akan dampak buruk suara yang berlebih.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru, Isu Kebebasan Sipil di Indonesia

Dampak Teknologi dan Media Sosial

Perkembangan teknologi juga berkontribusi terhadap ketidaknyamanan ini. Dengan adanya perangkat seperti smartphone, orang sering kali terpapar dengan suara-suara dari notifikasi atau panggilan yang terus menerus.

Situasi ini memperburuk persepsi terhadap kebisingan dengan membuat setiap individu lebih sulit untuk menemukan momen tenang dalam hidup sehari-hari.

Faktor Psikologis dan Kesehatan

Kecenderungan manusia untuk merasa lebih sensitif terhadap suara seiring dengan meningkatnya stres dalam hidup sehari-hari. Menurut dr. Sari, seorang psikolog, "Kebisingan dapat berkontribusi pada gangguan tidur dan meningkatkan kecemasan."

Hal ini berarti kesehatan mental dan kondisi psikologis seseorang sangat berpengaruh terhadap persepsi mereka terhadap kebisingan. Misalnya, orang yang mengalami kecemasan lebih cenderung merasa terganggu oleh suara-suara kecil.

Dari hasil penelitian, individu yang mengalami masalah tidur akibat kebisingan memiliki potensi lebih besar untuk mengembangkan gangguan kesehatan jangka panjang.

Baca juga: Meningkatkan Pengetahuan Finansial Melalui Finfluencer di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU